London Love Story 3 Tentang Kekuatan Cinta Dave dan Caramel Diuji Takdir

London Love Story 3 Tentang Kekuatan Cinta Dave dan Caramel Diuji Takdir

Setelah sukses dengan London Love Story (LLS) 1-2, kisah cinta Dave dan Caramel akan berlanjut di film ‘London Love Story 3’. Kali ini dua sejoli tersebut akan mengukir kisah manisnya di Pulau Dewata. Tempat itu pula yang jadi awal pertemuan Dave dan Caramel yang dilakoni Michelle Ziudith dan Dimas Anggara.

 

“Bali jadi destinasi kedua sejoli ini merayakan kebahagiaan sebelum menutup perjalanan kisah cinta mereka,” kata penulis skenario, Tisa TS saat press junket ‘London Love Story 3’ di Queens Head Jl. Kemang Raya No. 18C, Jakarta Selatan, Jumat (5/1/2018) petang.

 

Lebih lanjut, Tisa menerangkan, bahwa film trilogi ini tidak membosankan jika ditonton. “Jadi memang belum ada ending dan apa pun yang dikupas secara dalam. Semua ada di London Love Story 3,” terang Tisa.

 

Menurut Tisa, jika LLS 1 Dave dan Caramel diuji dengan kesalahpahaman, kemudian LLS 2 diuji kehadiran orang ketiga. Kali ini, LLS 3 kekuatan cinta Dave dan Caramel diuji takdir.

 

“Yang menguji mereka ini takdir. Keduanya memutuskan menikah ada insiden kecelakaan. Nah ini bercerita tentang kekuatan cinta Dave dan Cara yang diuji takdir,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Dimas mengatakan LLS 3 tak hanya menghadirkan sebuah drama. Namun, ada juga unsur komedi di dalamnya. “Film ketiga ini, saya enggak bilang ini genrenya cuma drama. Tapi, drama romance dengan bumbu komedi,” katanya.

 
Meski Dimas berulang kali akting dengan Michelle, tapi tetap harus membangun chemistry dari awal lagi. “Walaupun aku dan Michelle pernah main di beberapa judul, tetapi kami start lagi dari awal. Kami harus review lagi, kami sharing dan kasih input satu sama lainnya juga. Kami bangun karakternya sama-sama,” bebernya.

 
Adapun, Michelle mengaku LLS telah mengajarkan banyak hal untuk dirinya. Karena harus memulai syuting film romantis di usia yang masih belia, membuat dia merasa dewasa sebelum waktunya. “Tiga tahun di film ini, sejak (usia) 19 tahun saya syuting film ini. LLS ngajarin aku dewasa sebelum waktunya. Ini film yang ngajarin aku banyak seperti pacaran. Kisah remaja aku itu ada di LLS,” tandasnya.

 

Screenplay Films selaku rumah produksi menjanjikan LLS 3 kaya akan unsur cerita, penggarapan, gambar serta totalitas akting para pemainnya. Film arahan sutradara Asep Kusdinar yang skenarionya digarap Sukhdhev Singh dan Tisa TS ini akan tayang pada 1 Februari 2018 mendatang. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts