Pusbangfilm Kemendikbud, Forwan & PWI DKI Jaya Gelar Semiloka Kampanye Film

Pusbangfilm Kemendikbud, Forwan & PWI DKI Jaya Gelar Semiloka Kampanye Film

Dunia perfilman Indonesia semakin menggeliat dengan semakin meningkatnya produksi film. Untuk lebih menggairahkan dinamika perkembangan film Indonesia, Pusat Pengembangan Film (Pusbangfilm) Kemendikbud bersamaForum Wartawan Hiburan (Forwan) Indonesia dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jaya menggelar Semiloka Kampanye Film. Acara yang serentak di lima kota, yaitu Bandung, Jakarta, Malang, Maros dan Padang itu diselenggarakan dalam rangka pencanangan Gerakan Kampanye Film Indonesia.

 

“Nanti pada hari Selasa tanggal 12 Desember kami akan serentak melakukan pencanangan Gerakan Kampanye Film Indonesia di 5 kota. Salah satunya dengan teman-teman Wartawan yang tergabung di Forwan yang akan di selenggarakan di Wisma Arga Mulya Cisarua, Bogor Jawa Barat,” ujar Kholid Fatoni kepala Tata Usaha Pusbangfilm.

 

Lebih lanjut, Kholid menerangkan, nantinya Gerakan Kampanye Film akan dilakukan di seluruh Indonesia mulai tahun 2018. “Kami harapkan dari Gerakan Kampanye Film ini, masyarakat makin mencintai film Indonesia,” tegasnya.

 

Sementara Tresnawati selaku ketua Semiloka Kampanye film mengungkapkan panitia akan menghadirkan narasumber Kapusbang Film Dr Maman Wijaya, Ody Mulya Hidayat serta Jimmy Harjanto dari Gabungan Pungusaha Bioskop Indonesia.

 

Selain menggelar kampanye Film panitia juga menggeliar Semiloka Pertelevisian yang mengangkat tema Gonjang-Ganjing Undang-Undang Penyiaran dengan narasumber Dr Ishadi SK, Ketua asosiiasi Televisi Swasta Indonesia, Helmy Yahya, Direktur Utama TVRI dan Muhaimin Iskandar, Ketua umum PKB/anggota DPR RI komisi 1. Adapun, Indra Yudhistira Ramadan Presiden Direktur Indonesia Entertainment Produksi akan mengususng tema TV Konvensional vs TV Digital.

 

Sebagai pamungkas Semiloka dari kalangan insan musik yang akan mengangkat tema persoalan Plus Minus Musik Cover Version. Di sesi ini menghadirkan pelaku industri musik seperti Rahayu Kertawiguna (Produser Nagaswara), Muhammad Roem Aziz (KFC Musik), dan Agi Sugiyanto (CEO Pro Aktif). “Dengan narasumber dari para profesional dibidangnya, kami harapkan bisa memberi pencerahan kepada anggota Forwan sebagai pesertanya dan kemudian bisa menyebarkan ke masyatakat luas. Sehingga target Kampanye Film sendiri bisa tercapai,” ujar Tresnawati.

 

Selain semiloka, acara diawali dengan Orientasi Wartawan bagi anggota Forwan yang ingin menjadi anggota PWI. Orientasi yang diselenggarakan Senin (11/12) akan menghadirkan pembicara Endang Werdiningsih (Ketua PWI Jaya), Kesit dan Sayid )sekretaris PWI Jaya).

 

Pada hari ketiga akan diisi dengan Media Vaganza yang antara lain akan menampilkan pembicara seorang apoteker dari PT Kimia Farma yang akan memberikan pembekalan mengenai penggunaan obat secara rasional. ‘’Materi penggunaan obat secara rasional ini penting, sebagai bekal bagi teman-teman wartawan agar dapat mengelola kesehatan diri dan keluarganya dengan baik, dimulai dengan penggunaan obat yang rasional,’’ tutur Tresnawati. (AS/ Istimewa)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts