Produser Santi Muzhar Bahagia Shooting Film ‘Assalamualaikum Calon Imam’ Telah Rampung

Produser Santi Muzhar Bahagia Shooting Film ‘Assalamualaikum Calon Imam’ Telah Rampung

Shooting film ‘Assalamualaikum Calon Imam’ yang dilakukan di Makassar dan Tangerang telah rampung. Sebuah face dari awal produksi film yang diadaptasi dari Wattpad berjudul sama karya Madani ini sudah dilalui sehingga membuat produser cantik Santi Muzhar tampak begitu sangat bahagia.

 

“Sudah selesai shooting film ‘Assalamualaikum Calon Imam’ Jumat lalu, “ kata Santi Muzhar kepada Moviegoers lewat pesan singkat WhatsApp, Selasa (26/12/2017)

 

Lebih lanjut, produser cantik, kelahiran 1 Februari 1970 itu, menyampaikan rasa syukur, “Alhamdulillah lancar, tidak ada kendala yang berarti. Paling sewaktu shooting outdoor hujan jadi shootingnya agak tertunda. Hanya hal-hal teknis seperti itu.”

 

Menurut anak pasangan Suradi-Nursari itu, selama shooting film tersebut semuanya, baik sutradara, para pemeran dan kru film sudah seperti keluarga. “Semua kompak, bercanda dan menjalani shooting dengan fun, “ ungkap istri Irawan Muzhar dan ibu dari Shiffana dan Dimitri Muzhar, ini tampak begitu senang dan sangat bersemangat.

 

Santi menerangkan, proses produksi film selanjutnya adalah editing. “Memilih scene-scene yang bagus-bagus lalu dirangkai menjadi film yang menyenangkan untuk ditonton, “ papar jebolan Sarjana S1 Insitut Pertanian Bogor (IPB).

 

“Kebetulan Findo (sutradara film ini –red) banyak sekali mengambil stock shoot jadi mengeditnya bisa leluasa, “ imbuhnya lega.

 

Ketika ditanya, apa strategi Ibu mengenai promosi film ini? Dengan tenang, Santi memberikan jawaban, “Akan banyak melalui media sosial, media partner, dan lain-lain. Kebetulan masing-masing pemain followernya cukup banyak jadi antusias penggemarnya sudah mulai terlihat.”

 

Adapun mengenai target berapa penonton untuk film ini, Santi optimis ingin dapat sebanyak-banyak. “Semoga timingnya pas dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, “ harapnya penuh dengan keoptimisan.

 

Keoptimisan itu tumbuh sejak awal ketertarikan Santi untuk terjun menjadi produser film. “Saya melihat boomingnya film indonesia, kemudian saya bertemu dengan Pak Oddy (produser Max Pictures). Dari hasil ngobrol-ngobrol itulah saya tertarik untuk terjun ke dunia film. Apalagi saya melihat bahwa banyak novel yang bagus sekali untuk difilmkan, “ ungkapnya mantap.

 

Harapan Santi terhadap dunia perfilman Indonesia ke depan terus berkibar. “Semoga film Indonesia dapat terus berkibar, jangan sampai kembali ke masa dimana film Indonesia turun.

 

Itulah harapan kita sebagai produser, film Indonesia semakin lebih baik, “ tandasnya.

 

‘Assalamualaikum Calon Imam’ berkisah tentang Fisya dan Alif, yang dipertemukan dari sebuah peristiwa kecelakaan, sepasang kekasih yang cintanya tumbuh seiring waktu karena meyakini bahwa Allah akan membuka jalan bagi mereka.

 

Film produksi kedua Prized Production dengan arahan sutradara Findo Purwono HW dan skenario garapan Oka itu dibintangi diantaranya Natasha Rizki, Andi Arsyil Rahman Putra, Reva Mustafa, Miller dan sebagainya. Film ini akan tayang tahun 2018. (Akhmad Sekhu)

 

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts