Angela Gilsha Ungkap Tantangan Berakting di Film ‘Revan & Reina’

Angela Gilsha Ungkap Tantangan Berakting di Film ‘Revan & Reina’

Membintangi film untuk pertama kali jadi tantangan tersendiri bagi artis cantik Angela Gilsha. Meski ia sudah sering main sinetron yang tentu berbeda dengan film layar lebar. Karena dalam film proses produksinya cukup panjang. Angela seneng banget saat dinyatakan lolos casting di film ‘Revan & Reina’. Kemudian, ia begitu serius menjalani proses reading. Adapun pada proses syuting film, ia sangat senang karena menjalaninya dengan lancar lantaran bertemu dengan pemain lain yang membuatnya nyaman.

“Tantangannya karena ini film pertama aku jadi aku enggak tahu apa-apa soal film sama sekali, paling saat reading yah itu dikuras banget harus belajar skenarionya dari a sampe z,” kata Angela Gilsha di peluncuran novel dan poster film ‘Revan & Reina’, di Alegro, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017) petang.

Lebih lanjut, dara kelahiran Denpasar, 2 Juli 1994, itu menerangkan pengalaman menarik saat proses reading. Ia mengaku melakukannya dengan sangat serius, hingga akhirnya kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Saat take syuting, semua hapalan sudah di luar kepala.
“Karena kita readingnya sungguh-sungguh, Jadi pas kita take itu semuanya udah di luar kepala jadi kita enggak perlu hafalin skenario lagi, ya baca juga dikit-dikit doang cuma buat ngingetin” terang Angela dengan mimik serus.

“Aku seneng banget saat dinyatakan lolos casting di film ini. Karakter aku tentu aja beda banget disini, ya namanya film percintaan remaja. Terus terang aku sampai nangis ketika dikasih tahu aku lolos casting sebagai Reina. Aku benar-benar bersyukur sekali,” tutur Angela bersyukur.

Menurut Angela, syuting film layar lebar pertamanya berjalan lancar. Ia merasa sangat senang lantaran bisa bertemu dengan pemain lain yang membuatnya nyaman. “Syutingnya lancar seru banget seneng banget, kita berbaur udah nyaman satu sama lain” ungkapnya bahagia.

Saking bahagianya, Angela mengaku tak ada duka sama sekali saat syuting film ‘Revan & Reina’. “Kayak enggak ada dukanya,” pungkasnya sumringah.

Dalam film drama romantis adaptasi novel berjudul sama karya Christa Bella dengan arahan sutradara Andreas Sullivan, Anggela beradu akting dengan Brian Domani, Irsyad, Ajun Perwira, Meisya Amira, Rani Ramadhani, Wilson Tirta, dan lain-lain.

Produser Girry Pratama menegaskan, film ‘Revan & Reina’ yang diproduksinya sangat layak menjadi tontonan anak-anak remaja. “Tentu saja sebagai hiburan yang positif, emosional tapi tetap kreatif,” tandasnya.

‘Revan & Reina’ berkisah tentang sosok Revan (Bryan Domani) yang mengenal Reina (Angela Gilsha) sejak kecil. Kedekatan keduanya akhirnya meningkat jadi hubungan spesial alias asmara ketika mereka menginjak remaja. Reina sedikit lebih tua dari Revan. Tapi itu tak menghambat hubungan kasih mereka. Namun tetap saja ada duri, di mana Revan tahu bahwa ada cowok lain di hati Reina, yaitu Fabian (Irsyad). Namun cowok itu pergi begitu saja dan meninggalkan goresan di hati Reina. Suatu ketika Fabian balik lagi. Tentu saja hati Revan gelisah karena dia sangat mencinta Reina. Sementara itu, ada cewek lain yang diam-diam jatuh cinta pada Revan, yaitu Dira (Meisya Amira).

Film produksi Lingkar Pratama ini rencananya akan tayang tahun depan. Ok kita tunggu! (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts