Lakukan Riset, Happy Salma Hadirkan Rumah Hantu Misteri Lahirnya Urban Legend

Lakukan Riset, Happy Salma Hadirkan Rumah Hantu Misteri Lahirnya Urban Legend

Artis cantik Happy Salma dengan Titimangsa Production terus berkarya. Kali ini ia memproduksi pertunjukan rumah hantu yang tidak sekedar rumah hantu memakai kostum dan nakut-nakutin, tapi pertunjukan rumah hantu yang diproduksinya dengan melakukan riset tentang daerah-daerah yang masih menjadi misteri tentang lahirnya urban legend itu. Pertunjukan yang digagas tahun ini bersamaan dengan booming-nya film horor yang diharapkan mendapat sambutan baik dari masyarakat.

“Ini memang sudah rencana dari tahun lalu saya di tahun 2018 akan memproduksi pertunjukan dari cerita horor klasik Indonesia. Dan kebetulan kami diminta untuk mengerjakan content rumah hantu, dan beranjak dari ide untuk pertunjukan tahun depan maka kami mengangkat kisah-kisah klasik, salah satunya tentang misteri yang ada di Batavia. Lalu kebetulan dalam sebulan ini booming film horor, “ kata Happy Salma kepada Moviegoers, Minggu (22/10/2017) malam.

Lebih lanjut, perempuan kelahiran Sukabumi, 4 Januari 1980, itu menerangkan, rumah hantu yang ingin disajikan tidak sekedar rumah hantu yang pakai kostum dan nakut-nakutin. “Tapi kita melakukan riset tentang daerah-daerah yang masih menjadi misteri tentang lahirnya urban legend itu, “ terang Happy.

“Aktor-aktor profesional juga yang berperan sebagai hantu-hantu dengan make up dan juga set serta artistik yang berusaha serealis mungkin, serem baget sih! Coba mampir!” imbuh peraih Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik berkat aktingnya dalam film ‘7 Hati 7 Cinta 7 Wanita’ di Festival Film Indonesia 2010, bangga.

Menurut Happy Salma, idenya dari rencana pertunjukan tahun depan, dimana Titimangsa selalu berusaha mengangkat karya sastra Indonesia. “Dan selalu ingin menyampaikan sejarah atau kisah klasik Indonesia yang diadaptasi berusaha menyesuaikan agar bisa di terima dengan masa kekinian,” ungkap artis yang kini bernama lengkap Jero Happy Salma Wanasari ini mantap.

Selain rumah hantu yang digelar di ICE BSD, Tangerang, 21 Oktober hingga 5 November 2017, itu, Happy Salma juga menyampaikan produksi Titimangsa ke depan, yakni, tanggal 1 November 2017 ada pertunjukan teater tari ‘Citraresmi’ tentang Dyah Pitaloka Citraresmi sejarah Sunda. Pertunjukan arahan sutradara Wawan Sofwan ini dimainkan oleh Maudy Koesnaedi bersama 10 orang penari dan dipentaskan di Nuart bandung. Kemudian, tanggal 11 dan 12 November 2017 di teater besar akan pentas ‘Perempuan-Perempuan Chairil’, yang terinspirasi dari buku Chairil Anwar karya hasan Aspahani. Pentas nanti penulisnya Agus Noer, Hasan Aspahani, Ahda Imran. Dengan pemain Reza Rahadian, Chelse Ishlan, Tara Basro, Marsha Timoty dan Sita Nursanti. (Akhmad Sekhu/ Istimewa)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts