Tantangan Tatjana Saphira Dalami Peran Nenek di Film ‘Sweet 20’

Tantangan Tatjana Saphira Dalami Peran Nenek di Film ‘Sweet 20’

Tampaknya tak mudah bagi Tatjana Saphira untuk mendalami peran nenek berusia 70 tahun yang terjebak dalam tubuh gadis 20 tahun. Peran nenek bernama Fatmawati dalam film ‘Sweet 20’ yang merupakan versi Indonesia dari film Korea sukses berjudul ‘Miss Granny’. Ia pun tak menampik kalau peran yang diambil begitu menantang. Tak heran bila pada awalnya ia mengaku ragu serta tak percaya diri ketika diharuskan menjadi wanita tua.

“Karakter film ini sangat berbeda sama keseharian aku. Karena menjadi Fatma aku dituntut berisik, berani, lebih power. Aku sempet agak ragu, bisa nggak sih aku main? Cuma mereka (pihak produser) yakin, ngedukung aku,” kata Tatjana Saphira saat acara Gala Premiere Film ‘Sweet 20’ di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2017) malam.

Lebih lanjut, dara kelahiran Jakarta 21 Mei 1997 ini menerangkan tentu tidak mudah tampil meyakinkan menjadi nenek tua di usia belia. Beruntung ia mendapatkan bantuan dari acting coach profesional yang membuat aktingnya semakin mantap. “Sebenarnya jadi tantangan tersendiri karena harus bisa mempelajari gesture tubuh nenek-nenek seperti apa, gaya bicara seperti apa, terus referensi yang dia punya karena beda sama anak-anak umur 20-an sekarang. Aku bersyukur diberi waktu cukup banyak untuk membangun karakter Fatmawati,” terangnya.

Menurut Tatjana, selama proses pengambilan gambar pada tahun lalu, ia sama sekali tak merasakan beban. Ia justru mendapat kebanggaan tersendiri menjadi main cast di film yang telah di-remake oleh banyak negara ini. “Aku nggak beban sih. Blueprint karakternya kurang lebih sama, cuma pastinya dari setiap negara dibedakan sesuai budaya negara tersebut. Jadi aku nggak pernah merasa terbebani atau takut. Karena pada dasarnya masing-masing film tetap berdiri sendiri,” ungkapnya.

Kekasih Herjunot Ali itu pun mengaku banyak mendapat pelajaran dan pendalaman terkait peran tersebut. Tak cuma itu, ia juga senang bisa bermain dengan aktris senior seperti Niniek L. Karim, Widyawati, hingga Slamet Rahardjo. Selain itu, di film ini juga dirinya pertama kali nyanyi dangdut. “Banyak banget pengalaman pertama aku di film ini, salah satunya aku nari dangdut di Balai Kota Bandung. Soalnya ada adegan dia kembali muda terus dangdutan. Terus nyanyi juga di film ini,” tuturnya.

“Dan ini adalah pertama kalinya dimana aku main bareng sama Niniek L. Kariem, Widyawati, Slamet Rahardjo. Senang banget dapat kesempatan beradu akting sama senior-senior yang sudah terlebih dahulu melakukan apa yang aku lakukan sekarang ini,” pungkasnya.

Film produksi Starvision dan CJ Entertainment dengan arahan sutradara Ody C Harahap dan skenario garapan Upi ini akan tayang di seluruh bioskop Tanah Air pada 25 Juni 2017 mendatang bertepatan libur lebaran. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts