Terobosan Baru: Channel NewsAsia Persembahkan 8 Figur Inspiratif Indonesia

Apa jadinya jika tokoh-tokoh “game changer” Indonesia; Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ahmad Zaky dan Tri Rismaharini bertemu? Channel News Asia mempertemukan semuanya dalam satu program bertajuk “Indonesia Game Changer”. Sebuah Serial Televisi Terbaru yang menggali kehidupan para figur inspiratif yang inovatif, kreatif dan tekun dalam membawa perubahan tidak hanya bagi lingkungan mereka, namun juga bangsa indonesia secara keseluruhan.

Serial berdurasi 4 x 30 menit ini akan bercertia mengenai 8 tokoh dari berbagai ragam latar belakang yang dinilai dapat membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat melalui kerja keras dan kretivitas mereka. Para tokoh ini akan mewakili empat tema besar dalam serial yaitu technopreneur, kepemimpinan, pendidikan dan kerja sosial (sociopreneurs).

Di episode kepemimpinan, walikota Bandung, Ridwan Kamil dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menceritakan mengenai kesuksesannya dalam membawa perubahan di kota masing-masing. Untuk tema technopreneur, muncul nama pendiri e-commerce Bukalapak, Achmad Zaky, dan Jonathan Sudharta, pencetus aplikasi kesehatan Halodoc.

Nama Renny Roberts selaku pendiri yayasan non profit Hidung Merah dan pasangan suami istri Sarimin dan Suyatmi yang menggagas “kantin sampah” muncul sebagai figur inspiratif di tema wiraswasta di bidang kerja sosial (Sociopreneur). Adapun untuk tema pendidikan, ada pendiri komunitas 1.000 Guru, Jemi Ngadino dan penggagas gerakan Indonesia Mengajar, Anies Baswedan.

Penonton akan diajak melihat sekelumit kesehatan para figur inspiratif ini, mendengarkan cerita, serta memahami visi dan misi mereka. Penonton juga akan diajak untuk melihat titik balik dalam hidup para narasumber, berikut kelahiran ide dan langkah-langkah yang diambil untuk mewujudkan target dan impian mereka.

Head of News Channel NewsAsia, Ms Hidayah Ong, mengatakan, “Game Changers di Indonesia membawa harapan dan transformasi untuk sebuah perbedaan yang menguntungkan bagi lingkungan masyarakat mulai dari Bandung, Surabaya, hingga ke kawasan kumuh di Semarang dan sejumlah daerah terpencil lainnya. Para aktifis ini menciptakan perubahan ke arah positif melalui teknologi dan peningkatan kualistas hidup. Dengan menampilkan program inisiatif ini, kami berharap dapat menginspirasi banyak orang karena penonton akan dapat melihat bagaimana Game Changers secara diam-diam telah merubah cara-cara tradisional dalam membuka jalan untuk suatu petualangan baru. Kami akan banyak mengungkap banyak cerita dalam serial terbaru kami, Game Changers.”

Indonesia’s Game Changers adalah bagian dari serial Game Changers Channel NewAsia, dan merupakan serial ketiga setelah sebelumnya ditayangkan di India dan Singapore. Indonesia’s Game Changers secara resmi dikenalkan kepada publik hari ini bertempat di Soehana Hall, Gedung Energi, Jakarta.

Program akan ditayangkan di Channel NewsAsia mulai tanggap 9 Maret 2017 hingga 30 Maret 2017 pada hari Kamis, jam 20:30 WIB.

Bersamaan dengan peluncuran tersebut, masyarakat diundang untuk berpartisipasi secara langsung dengan mengikuti kuis. Netizen dapat bermain dan menemukan karakter yang paling tepat dengan dirinya. Apakah menjadi seorang pemimpin, sociopreneur, atau bagkan technopreneur?

Informasi lanjut tersedia di http://channelnewsasiagamechangers.com

Tentang Channel NewsAsia
Channel NewsAsia Singapura didirikan pada bulan Maret 1999 oleh Madiacorp, dan merupakan saluran televisi berita berbahasa Inggris. Diposisikan untuk “Memahami Asia”, Channel NewsAsia melaporkan perkembangan global dari berbagai perspektif Asia. Channel NewsAsia menghadirkan kepada penonton tidak hanya berita terbaru tetapi juga cerita-cerita di balik berita utama. Berbasis di Singapura, Channel NewsAsia juga memiliki korespenden di kota-kota besar Asia dan kota-kota besar Barat seperti New York, Washington DC, London, dan Brussels.

Cnahnnel NewsAsia dilengkapi dengan sebuah situs (channelnewsasia.com) dan berbagai layanan media sosial seperti Facebook, YouTube dan Twitter.

Channel NewsAsia (International) diluncurkan pada September 2000 dan saat ini telah ditonton di 28 wilayah di seluruh Asia dengan satelit yang membentang di Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Australia.

Mediacorp adalah sebuah perusahaan media yang berbasis di Singapura yang mempunyai platform televisi, radio, surat kabar, majalah, digital, dan media luar rumah.

Silahkan kunjungi situs Channel NewsAsia di wwww.channelnewsasia.com untuk informasi lebih lanjut. (Akhmad Sekhu/ Foto: Rudi/ Istimewa)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts