Tambatkan Hati di NAGASWARA, Connie Nurlita Lantunkan “Baru 6 Bulan”

Tambatkan Hati di NAGASWARA, Connie Nurlita Lantunkan “Baru 6 Bulan”

Pecinta musik dangdut pasti sudah tak asing lagi dengan penyanyi Connie Nurlita. Penyanyi dangdut yang melejit namanya berkat lagu “Cinta Karet” tersebut, kini menambatkan hatinya di Label Big Indie NAGASWARA dengan melantunkan single “Baru 6 Bulan”. Sebuah lagu yang berkisah tentang perkenalan yang baru berumur 6 bulan, kemudian ada konflik, dan berakhir dengan bubaran

Berkolaborasi dalam penggarapan album kompilasi bertitel “Dangdut Koplo Nusantara” dengan Didi Kempot, yang populer dengan lagu dan musik campursari, membuat Connie mendapatkan sesuatu yang berbeda. “Ketika mengawali karirnya di tahun 1991 bergenre musik popdhut. Lewat lagu recycle yang diaransemen ulang ini, saya mencoba dengan genre dangdut koplo yang dipadukan dengan campursari, sehingga musiknya lebih semarak dan asik, “ kata Connie Nurlita penuh percaya diri.

Lebih lanjut, Connie menerangkan, proses penggarapan album bersama Didi Kempot ini memakan waktu tiga bulan dengan arransemen recycle yang lebih baru. Namun dengan lagu-lagu dangdut yang sudah sering ia nyanyikan. “Dalam album ini, ada sepuluh lagu dan saya sendiri menyanyikan 6 buah lagu, antara lain; “Cinta Karet”, “Anak Medan”, “Stasiun Balapan”, “Balada Pelaut”, “Polo Pakita”, dan lagu baru berjudul “Baru 6 Bulan”, dengan nuansa musik koplo. Selebihnya ada 4 buah lagu yang dinyanyikan sendiri juga oleh Didi Kempot, “ terang Connie.

Menurut Xoonnie, untuk pemilihan lagu perdana di NAGASWARA, ia memilih single “Baru 6 Bulan” ciptaan Wahyu WHL Di lagu ini Connie bernyanyi sangat piawai, kelebihannya dalam olah vokal dan cengkok dangdut sangat terasa pas, apalagi dipadukan dengan musik dangdut koplo campursari. “Dari segi liriknya, lagu ini bercerita tentang perkenalan yang baru berumur 6 bulan, kemudian ada konflik, dan berakhir dengan bubaran, “ ungkapnya.

Setelah album ke-5 yang bertajuk “Gendang Joged” (1998), Connie Nurlita memang sempat vacum dalam kegiatan recording. “Namun untuk kegiatan on air dan off air, baik dalam kota maupun luar kota, tetap berjalan padat, “ pungkasnya sumringah dan penuh semangat.

Lahirnya album kompilasi dengan single perdana “Baru 6 Bulan” siap dirilis dan dipersembahkan untuk para fans yang selama ini merindukan dan menantikan kehadiran Connie. Kini bisa menyaksikan Connie tampil dengan warna musik yang berbeda, dan jauh lebih fresh. Tampilnya Connie pun diyakini akan semakin menggairahkan Jagat hiburan musik dangdut Tanah Air. No Music No Life..!! (Akhmad Sekhu/ Andre/ Istimewa)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts