Cici Faramida Nyatakan Siap Pimpin PAMMI 2017-2020

Cici Faramida Nyatakan Siap Pimpin PAMMI 2017-2020

Cici Faramida menyatakan siap Pimpin Persatuan Artis Musisi Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Periode 2017-2020 bersaing ketat dengan Ikke Nurjana dan Mansyur S untuk menduduki kursi Ketua Umum PAMMI. Hal tersebut ditegaskan Pelantun tembang RT.5 RW.3 saat hadir sebagai narasumber Exlusive Talkshow Bens Radio.

“Jujur saya nggak pernah bermimpi untuk jadi ketua umum PAMMI. Tapi kalau memang peserta munas menghendaki, saya siap. Dengan catatan dibimbing sama yang senior,” ujar Cici saat dicecar pertanyaan oleh Ozy Miharja selaku pemandu talkshow di Bens Radio, Selasa (22/3/2017) malam.

Lebih lanjut, perempuan kelahiran Jakarta, 7 September 1973 bernama asli Hamidah Idham itu menyadari untuk menduduki kursi panas ketua umum Pammi bukan perkara mudah, apalagi pesaingnya sesama pedangdut yang mumpuni dan memiliki nama besar seperti Mansyur S, Waskito (sekjen PAMMI) dan Ikke Nurjanah.

“Melihat bakal calon ketua umumnya orang hebat di kalangan insan dangdut, peluang saya yang paling kecil. Makanya saya nggak menggebu, semuanya saya serahkan ke peserta munas,” kata kakak kandung pedangdut Siti KDI ini.

Jika terpilih di kongres nanti Cici menegaskan pihaknya siap menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang sekiranya bisa mendorong. “Demi kemajuan dan keberlangsungan Pammi saya akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang sekiranya bisa mendorong kemajuan Pammi di masa yang akan datang,” pungkas pelantun tembang Wulan Merindu itu. (Akhmad Sekhu/ Humas/ Istimewa)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts