Jelang Pilgub DKI Jakarta, Forwan dan FPMDI Siap Gelar Debat Artis

Jelang Pilgub DKI Jakarta, Forwan dan FPMDI Siap Gelar Debat Artis

Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta sebentar lagi digelar. Menjelang Pilgub DKI Jakarta, Forum Wartawan Hiburan (Forwan) dan Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI) siap menggelar Debat Artis Pendukung Pasangan Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta pada 5 Januari 2017 di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI), Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan. Kesiapan ini disampaikan langsung Ketua Pelaksana ‘Debat Artis Pendukung Cagub DKI Jakarta 2017’, Amazon Dalimunthe, yang juga pengurus Forwan, saat acara Rapat Program Kerja Forwan 2017.

“Kita sekarang sudah siap menggelar Debat Artis Pendukung Cagub DKI Jakarta 2017, “ kata Amazon saat acara Rapat Program Kerja Forwan 2017 di Cafe Le Ngombe, Kompleks Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).

Lebih lanjut, Amazon mengharapkan, acara debat artis ini dapat menjadi wahana pendidikan politik masyarakat. “Masyarakat semakin rasional, mau menerima perbedaan, dan berpartisipasi atas dasar kesadaran bersama untuk membangun bangsa dan negara,” paparnya.

Menurut Amazon, sejumlah artis yang menyatakan bersedia menjadi narasumber antara lain, Eko Patrio, Dessy Ratnasari, Anang Hermansyah, Lucky Hakim, Primus Yustisio, Inggrid Kansil, Annisa Pohan, Okky Asokawati, dan Marissa Haque, mewakili pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni. Kemudian, mewakili pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, terdiri dari Once, Sophia Latjuba, Tompi, Cathy Sharon, Addie MS, dan Memes. Sedangkan, tim pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Uno, akan diwakili, Pandji, Rachel Maryam, Moreno Soeprapto, Derry Dradjat, Jamal Mirdad, Tengku Firmansyah, dan artis lainnya.

Ketua Umum Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia, Sutrisno Buyil mengatakan bahwa untuk suksesnya acara tersebut, sejumlah artis diharapkan hadir karena Forwan yakin artis memainkan peran penting di kancah politik praktis. Tidak hanya menjadi daya magnet untuk menarik simpati publik karena popularitasnya, melainkan sebagai entitas profesionalisme secara benar dan utuh. “Fenomena selebriti yang masuk ke dalam ranah politik praktis sejatinya tidak hanya hadir sebagai endorsement suara, tetapi memang memiliki kompetensi dan empati yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ungkap Buyil.

Buyil mengharapkan, debat para artis pendukung ini dapat mendorong masyarakat yang semakin sadar hak dan kewajibannya. Sosok selebriti dapat menjadi daya magnet dalam menarik simpati publik. “Oleh karena itu, kiprah mereka diharapkan dapat menjadi teladan yang berimplikasi adanya simpati dan empati dari publik. Sehingga ikut membentuk perilaku politik yang santun, kooperatif, tanggung jawab, bermoral, tertib sosial, saling menghormati dan tidak anarkis (merusak),” pungkasnya.

Selain para artis yang menjadi nara sumber, ‘Debat Artis Pendukung Cagub DKI Jakarta 2017’ ini juga akan dihadiri Plt Gubernur DKI Jakarta, Sony Sumarsono, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta Sumarno, Ketua Tim masing-masing pasangan calon, sejumlah Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, para artis, selebritis, serta para ketua organisasi keartisan, perfilman, kesenian dan kebudayaan. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts