Lewat Single “Atas Nama Cinta”, Alfian Kadang Bikin “Baper” Pendengarnya

Lewat Single “Atas Nama Cinta”, Alfian Kadang Bikin “Baper” Pendengarnya

Dalam proses kreatif sebuah karya, cepat atau lambat itu relatif. Instan atau tidak bukan menjadi ukuran. Karena yang terpenting bagaimana idenya bergulir. Ketika ide sudah mengalir tentu proses menjadi sebuah karya akan mudah dan bisa berjalan cepat. Demikian yang dialami penyanyi Alfian Kadang yang tak perlu waktu lama kini kembali merilis single kedua bertajuk“Atas Nama Cinta.” Bahkan ia pun tak khawatir karyanya disebut instan.

“Instan atau tidak bukan satuan waktu yang mengukurnya. Ini proses kreatif. Cepat atau lambat menjadi relatif. Yang penting bagaimana ide itu bergulir. Ketika gagasan itu mengalir semuanya bisa menjadi serba cepat,” ujar Alfian Kadang kepada sejumlah Wartawan Hiburan, di Sanggar Humaniora, Kranggan Cibubur, Selasa (26/07/2016).

Di single kedua “Atas Nama Cinta” ini, Alfian mengandalkan komposer kenamaan Kohar Kahler untuk mengolah tembang yang ia nyanyikan. Kohar Kahler, adalah pencipta lagu yang karyanya banyak dinyanyikan beberapa grup band, dan melambungkan beberapa penyanyi ternama, diantaranya Mr.TV, dan Mayangsari.

Kolaborasi musisi dan penyanyi ini benar-benar menawarkan konsep kualitas musik yang lebih serius; pop orchestra music. Di single kedua ini Alfian juga dibantu Meltho (Pasto) sebagai vocal director yang sukses “mengawinkan’ karakter vokal Alfian dengan kebutuhan lagu ini.

“Di dalam diri Alfian tergabung berbagai potensi. Dia penyanyi berbakat, percaya diri, dan memiliki semangat yang tinggi. Passion dia memang di sini (menyanyi). Saya yakin jika konsistensinya terjaga dia akan menjadi penyanyi profesional,” ujar Kohar Kahler optimis.

Menyoal muatan tembang ‘Atas Nama Cinta,’ lagu ini menghadirkan tema dan mood berbeda. Pesan liriknya menggambarkan kekecewaan mendalam atas penghianatan cinta. Musik ditata dengan aransemen slow, tempo menyayat dari dominasi denting piano, serta sentuhan string yang elegan.

Lagu ini memang mempunyai kekuatan membius telinga dan hati para penikmat musik Indonesia. Karakter vokal dan penjiwaan maksimal dari Alfian, menghasilkan lagu yang mewakili perasaan bagi mereka yang susah move-on. “Proses pembuatan lagu memang berawal dari kisah pribadi Alfian. Mungkin ini yang menjadi kedalaman roh dan penjiwaan makna lagu. Dari kisah itu akhirnya bisa kita wujudkan menjadi sebuah karya lagu yang sesuai dengan karakter suara Alfian,” terang Kohar.

Sejak Mei 2016 lalu, kata Alfian, lagu ‘Atas Nama Cinta’ telah diputar serentak di sejumlah radio di tanah air, diantaranya di RRI Pro 2 FM seluruh Indonesia. Sukses tersebut dilanjutkan dengan promo tour ke berbagai kota, diantaranya ke Merauke, Surabaya, Malang, Solo, Yogyakarta, Cirebon, Purwakarta, Bogor, dan Subang.

“Respon positif saya peroleh dari pendengar setia RRI Pro 2 di seluruh Indonesia. Bahkan pada saat interview melalui line telepon ternyata banyak jadi “baper” (ter-Bawa Perasaan) setelah mendengar single kedua ini. Bahkan tidak sedikit yang exited terhadap lirik dari lagu ‘Atas Nama Cinta’ ini,” papar Alfian.

Lagu ‘Atas Nama Cinta’ terus mendapat perhatian sehingga sudah masuk chart di beberapa radio di seluruh Indonesia.“Dalam waktu dekat saya akan melanjutkan promo tour Radio ke daerah Sulawesi, dan ke berbagai daerah lainnya. Termasuk memenuhi undangan pihak Televisi untuk tampil di acara musik dan variety show,” jelas Sarjana S1 Sistem Informatika Manajemen, lulusan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Makassar ini.

Menyimak lagu ‘Atas Nama Cinta’ terdengar akselerasi skill Alfian yang makin mantap dan berhasil menyentuh hati. Karena range vokal Alfian mampu membawa lagu bertema galau ini menjadi kisi-kisi dengaran yang universal. Tembang dengan benang merah “cinta galau” ini bermain dengan unsur orkestra dan pop yang pas (pop orchestra music). Sehingga karakteristik vokal Alfian yang romantis dan klasik semakin terkesan eksklusif.

Secara keseluruhan fitur lagu ‘Atas Nama Cinta’ terasa sarat makna dan warna. Makna dan warna yang layak membuka pintu kesuksesan Alfian Kadang di tengah ketatnya persaingan industri musik Indonesia.

Klip ‘Atas Nama Cinta’ yang dibintangi model Rebecca Tamara dapat diunduh dan ditonton melalui youtube. Lagunya dapat akses dalam bentuk ringback tone (RBT), ketik ALFIANK2 kirim melalui SMS 808 (Telkomsel), 1818 (XL), dan 1212 (Indosat). (Edkar/AS)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts