Lewat Novel ‘Triangle: The Dark Side’, Sisi Gelap Kehidupan Deddy Corbuzier Terungkap

Lewat Novel ‘Triangle: The Dark Side’, Sisi Gelap Kehidupan Deddy Corbuzier Terungkap

Setelah sukses dengan video series ‘Triangle’ yang meraup jutaan penonton di YouTube, kini Dedy Corbuzier merilis novelnya dengan judul sama. Dalam buku yang ditulis Damien Dematra, itu sisi gelap kehidupan Deddy terungkap. Seperti di antaranya latar belakang ibunya yang ternyata adalah seorang pelacur.

“Waktu bertemu dengan Damien, saya ngobrol tentang pengembangan konsep dan akhirnya muncul empat ratus halaman novel ini. Menarik sekali ini dan luar biasa ceritanya gelap,” kata Deddy Corbuzier saat peluncuran novel ‘Triangle: The Dark Side’ di Gramedia Mataram, Jakarta Timur, Jumat (22/7/2016).

“Yang saya nggak suka, sebelum saya ketemu dia (Damien), hidup saya baik-baik aja. Setelah ketemu dia, gimana ceritanya (di novel) ibu saya kok jadi seorang pelacur,” ujar sang ilusionis terbahak berkelakar.

Lebih lanjut, Deddy menerangkan, ide awal pembuatan novel ini adalah ketika ia ingin membuat Triangle yang sebelumnya berjenis film pendek, menjadi film yang memiliki cerita utuh dan kemudian diangkat ke film layar lebar. Ketika akan diangkat ke layar lebar, Deddy membutuhkan alur cerita yang tepat dan konsep yang menarik untuk dijadikan sebuah film.
Oleh karena itu, Deddy lalu mempercayakan proses pembuatan alur cerita untuk film tersebut kepada Damien Dematra yang sudah lama dikenal sebagai penulis novel dan juga sineas dengan ratusan karyanya. Berawal dari situlah kemudian alur cerita untuk film tersebut di buat dan kemudian diluncurkan ke publik dalam bentuk novel.

Uniknya, dalam novel setebal 400 halaman tersebut, semua karakter yang terlibat menggunakan nama asli mereka. Novel bergenre action/thriller ini mengisahkan tentang tokoh utama bernama Deddy yang sejak kecil sudah hidup dalam dunia kelam. Ibunya yang merupakan seorang pelacur terbunuh di depan mata Deddy saat hendak kabur dari klub malam tempat dia bekerja.

Deddy lalu diangkat sebagai seorang anak oleh bos mafia dan diajarkan bela diri. Setelah menjadi pribadi yang tangguh dan tak kenal rasa takut Deddy, lalu bergabung dengan sindikat pembunuh bayaran. Di sinilah awal konflik, asmara, dendam, rasa bersalah, dan drama dimulai.

Sang penulis, Damien, mengatakan harus melakukan riset mendalam untuk mendapatkan alur cerita dan penokohan tiap-tiap karakter. Dia mengaku diberi kebebasan oleh Deddy untuk mengembangkan cerita sesuai dengan imajinasinya.

“Saat Anda membaca novel ini, Anda akan menemukan banyak klimaksnya. Tiap karakter punya klimaks sendiri. Buat saya ini sudah sangat spesial sekali,” ucap Damien.

Nantinya novel yang diterbitkan oleh Bhuana Sastra (imprint dari penerbit Bhuana Ilmu Populer), ini akan saling berkaitan dengan filmnya yang berjudul sama. Deddy berpesan agar para penonton harus membaca novel terlebih dahulu agar mengerti alur cerita secara keseluruhan. Begitu juga para pembaca juga harus menonton film tersebut agar bisa melihat seperti apa bentuk visual dari novel tersebut. .

“Tidak semua alur di novel kita bawa ke dalam film. Hanya bagian-bagiannya saja. Jadi yang baca penasaran filmnya seperti apa. Begitu juga sebaliknya,” Deddy memungkasi.

Dengan demikian, novel ‘Triangle: The Dark Side’ telah resmi diluncurkan. Kemudian, nantikan kisah Triangle ini dalam film layar lebar dengan bertabur bintang Deddy Corbuzier, Chika Jessica, Volland Humonggio, Sandra Dewi, Roy Marten, Chris John, Sys NS, Babe Cabita, Asri Welas, dan Max Metino. Filmnya diluncurkan di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Agustus 2016. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts