Buku “Faith in The City” Karya Hanum dan Rangga Exclusive Order di bukalapak.com

Buku “Faith in The City” Karya Hanum dan Rangga Exclusive Order di bukalapak.com

Setelah karyanya “Bulan Terbelah di Langit Amerika” berhasil mengambil hati masyarakat Indonesia, pasangan suami istri penulis Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra meluncurkan mahakarya baru berjudul “Faith and The City”. Sebelumnya, “Bulan Terbelah di Langit Amerika” telah dinobatkan sebagai national best seller pada tahun 2014 lalu serta divisualisasikan sebagai film yang akan tayang 17 Desember mendatang.

Tak jauh dari cerita sebelumnya, “Faith and The City” merupakan kelanjutan cerita dari “Bulan Terbelah di Langit Amerika”. Masih berlatar tempat di New York City, buku ini menceritakan perjalanan Hanum dan Rangga dalam menyingkap dunia media yang gelap namun gemerlap. Keunikan cerita buku ini terletak pada alurnya yang menceritakan perjuangan Hanum dan Rangga memilih mana yang lebih penting antara cinta, mimpi, dan keyakinan.

“Ini cerita paling romantis yang pernah kami tulis,” ungkap Hanum Salsabiela. Cerita “Faith and The City” ini bermula setelah penganugerahaan Hero of The Year (baca buku “Bulan Terbelah di Langit Amerika”) di New York City. Setelah menyelesaikan misi akademisnya, Rangga dituntut untuk kembali ke Wina, Austria, agar dapat menyelesakan studi S3-nya. Kondisi menjadi sulit karena Hanum justru ditawari pekerjaan impiannya untuk bergabung menjadi jurnalis media papan atas Amerika dan menulis tentang Islam di negeri tersebut. New York yang elegan, namun mengintai mahligai soliditas rumah tangga Hanum dan Rangga.

Meskipun baru akan dirilis secara resmi pada 12 Desember mendatang, mulai 4 Desember, buku “Faith in The City” sudah dapat diorder melalui bukalapak.com. Buku ini akan mengajak pembaca melihat sisi lain industri media. Akankah Hanum mampu mengelak dari pesona New York City? Mampukah Rangga mempertahankan cinta sejatinya dari impian yang membelitnya?

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts