Plaza Indonesia Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Tentang Perempuan

Plaza Indonesia Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Tentang Perempuan

Setelah sukses menggelar Plaza Indonesia Film Festival (PIFF) 2015 Mei lalu, Plaza Indonesia kini siap mengadakan PIFF 2016 dengan menggelar kompetisi film pendek (short film competition). Masih sama dengan tema PIFF tahun ini, kompetisi ini mengundang para filmmaker untuk membuat karya film pendek dengan tema “Celebrating Women”.

“Ketika kami adakan pertama kalinya tahun ini, responsnya bagus sekali, termasuk dari kalangan perfilman,” ungkap Amalia Andayani, Events & Promotion Manager dari Plaza Indonesia saat jumpa pers di pusat perbelanjaan Plaza Indonesia, Jakarta, pekan lalu.

Lebih lanjut, Amalia menerangkan, “Kami berpikir tahun depan tidak hanya memutarkan film saja, tetapi juga menggali talenta-talenta baru di perfilman Indonesia. Caranya adalah lewat Short Film Competition.”

Sesuai temanya, kompetisi ini akan melombakan film-film fiksi pendek yang mengangkat cerita yang berkaitan dengan isu perempuan. Pendaftaran kompetisi ini sudah dibuka sejak 12 November lalu, dan akan ditutup pada 15 April 2016. Film-film pendek yang masuk kemudian akan diseleksi, sampai ditemukan 10 film finalis yang akan diputar selama PIFF 2016. Untuk menentukan pemenang, penyelenggara akan mengundang nama-nama terkemuka dari perfilman Indonesia sebagai juri, di antaranya adalah aktris Dian Sastrowardoyo dan sutradara sekaligus produser Nia Dinata.

“Untuk Best Short Film, kami akan berikan hadiah 50 juta rupiah. Tetapi, kami inginnya dengan uang ini mereka bisa membuat film pendek selanjutnya, dan film tersebut akan berkesempatan diputar perdana di Plaza Indonesia Film Festival tahun selanjutnya, 2017,” ujar Amalia lagi.

Selain penghargaan utama, ajang ini juga akan memberikan apresiasi untuk kategori-kategori lain. Pemenang kategori Best Performance untuk seorang pemeran (aktor atau aktris), Best Script, dan Viewer’s Choice Award masing-masing akan menerima hadiah 10 juta rupiah.

“Saya berharap dari acara ini akan muncul talenta-talenta baru, dan juga yakin akan banyak yang ikut,” ungkap Robby Ertanto, sineas yang juga terlibat di PIFF 2016 sebagai Program Director.

“Plaza Indonesia memberikan waktu yang cukup panjang, jadi ketika bulan ini diumumkan, para calon peserta bisa mulai preparation, menggodok ide, lalu syuting, dan dikirimkan sampai bulan April nanti. Dan, ini juga kesempatan yang luar biasa bagi para pendatang baru untuk bisa terjun ke dunia industri yang sebenarnya,” imbuh Robby.

Acara utama PIFF 2016 rencananya akan diadakan pada Mei 2016. Untuk pendaftaran dan informasi terkait festival dan kompetisinya, bisa dilihat di website resmi: plazaindonesia.com. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts