Selebrasi 3 Tahun Iwearzule, Penyedia Custom Clothing Pertama dan Terbesar di Indonesia

Selebrasi 3 Tahun Iwearzule, Penyedia Custom Clothing Pertama dan Terbesar di Indonesia

Muda, kreatif, inovatif. Tiga kata ini tepat disematkan pada diri Zulqarnain Agus Rosano, founder Iwearzule, yakni penyedia custom clothing pertama dan terbesar di Indonesia. Saat ini, Zul telah menggandeng tim kreatif seperti co founder Haris dan Ihsan bersama Almira sebagai penanggung konten. Mereka semua anak Bandung kreatif yang berdomisili di Jalan Ligar Elok No. 22 Kel.Cibeuying Kec. Cimenyan Kab. Bandung yang rata-rata memang masih muda berusia 21-34 tahun.

“Apa yang menjadi kendala Anda saat membeli baju dengan stok yang diproduksi massal? Yah, tentu saja ukuran termasuk pemilihan warna, bukan? Tidak semua industri fashion berpihak pada Anda yang suka beda dari yang lain tidak ingin baju Anda atau celana punya busana yang diproduksi secara massive atau massal. Nah, Iwearzule menjawab dan memberi kemudahan, “ kata Zulqarnain Agus Rosano saat acara selebrasi 3 tahun Iwearzule, di Pisa Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015).

Lebih lanjut, Zul menerangkan, “Iwearzule adalah penyedia custom clothing pertama dan terbesar sampai bisa menerima 2.000 pesanan per bulan dengan memberi kesempatan kepada pelanggannya untuk memilih desain, warna bahan & ukuran sesuai keinginannya. Jadi tidak peduli Anda yang kebingungan pasca melahirkan atau berbadan lumayan besar dengan lingkar perut atau panggul sehingga kesulitan memilih ukuran celana, baju atau jaket.”

Adapun Mohammad Bijaksana Junerosano, kakak kandung Zul, bahwa usaha mereka ini 100% Indonesia, artinya memang berawal dari niat untuk menggunakan potensi dan bahan semua dari kota Bandung seperti kahatex.

“Adik saya itu penyuka Rubik dan alumnus manajemen Unpad yang awalnya suka dengan Celana Chino (celana ketat yang ngepres) lalu buat ia buat blog dan ternyata banyak peminat di tahun 2012 dari pasar dunia maya dengan sosmed. Menarik karena pasar customized (sesuai orderan) dan betul-betul tanpa modal, ia dan kawan-kawannya tahun 2013 mengusung brand Iwearzule dengan logo Z dan sudah mendaftarkan ke Dirjen HAKI dan perdagangan,” papar Kak Sano lugas.

Jika penasaran silakan klik www.iwearzule.com untuk menikmati koleksi, warna serta beragam model dari Iwearzule, dijamin Anda puas. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts