Ahok Ajak Masyarakat Tonton Film Brush with Danger Karya Livi Zheng

Ahok Ajak Masyarakat Tonton Film Brush with Danger Karya Livi Zheng

Sebuah prestasi membanggakan dari anak bangsa bernama Livi Zheng yang sukses membuktikan kemampuannya menyutradarai film Hollywood ‘Brush with Danger’. Kesuksesan Livi mendapat apresiasi dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang merasa bangga dengan prestasi yang telah ditorehkan Livi, dan kemudian mengajak masyarakat untuk menyaksikan film tersebut. Bahkan, ia berjanji tak akan melewatkan kesempatan untuk menonton filmnya.

“Saya senang film ‘Brush with Danger’ karya saya mendapat apresiasi dari Ahok, Gubernur DKI Jakarta, yang kemudian mengajak masyarakat untuk menyaksikan film saya. Bahkan, beliau berjanji tak akan lewatkan kesempatan untuk menonton film saya, “ kata Livi Zheng saat acara jumpa pers film ‘Brush with Danger’ di Hotel Nam, Mega Glogok, Kemayoran, Rabu (28/10/2015) petang.

Film ini berkisah tentang Alice dan Ken, dua bersaudara kakak-beradik dari Asia yang menjadi imigran gelap di Amerika. Alice adalah seorang pelukis, sementara Ken menguasai keahlian beladiri yang tangguh. Mereka menumpang kapal kargo yang mendarat di Seattle, Washington. Saat terlunta-lunta sebagai tuna wisma dan tuna karya di jalanan yang sama sekali asing, mereka terpaksa menjadi penjual lukisan jalanan dan mempertontonkan jurus-jurus bela diri.

Justus Sullivan, seorang pemilik galeri seni melihat bakat seni Alice dan ingin menampung bakat mereka berdua dengan maksud terselubung. Ia memaksa Alice untuk memalsukan sebuah lukisan klasik karya Van Gogh. Akibatnya dua bersaudara ini terlibat dalam dunia kriminal di Amerika yang penuh bahaya.

Dalam film ini, Livi tak hanya bertindak sebagai sutradara, tapi juga sebagai pemeran utama bernama Qiang Alice. Begitu juga dengan adiknya Ken Zheng sebagai pemeran utama. Film ini turut didukung sederet aktor dan aktris Hollywood seperti di antaranya: Tony Todd, John Savage, Keith David, Madeline Zima, Sean Patrick Flannery, Nikita Breznikov, Norman Newkirk, Stephanie Hilbert, dan Ben Andrews.

Film ini sudah tayang di bioskop Amerika Serikat pada September 2014 lalu dan menyedot perhatian publik karena keterlibatan Livi yang merupakan asal Indonesia. Karena tayang lebih dari tujuh hari di bioskop Los Angeles, maka film ini berhak masuk seleksi nominasi Oscar untuk kategori Best Picture. Kita tunggu saja penayangan film ini di bioskop Indonesia pada 26 November 2015 mendatang. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts