Tandingan Pembunuh Bayaran Itu

Tandingan Pembunuh Bayaran Itu

Ini adalah reboot dari film berjudul sama tahun 2007. Penampilan karakter Hitman masih sama, seorang pembunuh bayaran berdarah dingin yang tampil tanpa emosi. Hanya saja kali ini dikemas lebih modern berlatar kota Singapura.

Cerita seputar Hitman Agent 47 alias John Smith (Zachary Quinto) yang ditugaskan memburu Katia (Hannah Ware) oleh Syndicate HQ. Pemburuan Katia mengarah pada ilmuan Litvenko (Ciaran Hinds) dan Le Clerq (Thomas Kretschmann) yang tengah menciptakan kelompok pembunuh elit dari rekayasa genetik.

Ditangani sutradara Aleksander Bach, Hitman tetap menjaga gaya yang lama meski dengan kemasan baru. Apalagi skenarionya masih dipegang oleh Skip Woods yang menulis Hitman sebelumnya dan Michael Finch. Aksi berbahaya dengan visual yang mencolok juga tetap tersaji.

Dengan plot cerita linear tidak banyak kejutan dalam film ini. Aksi brutal dan koreografi aksi laga yang intens seperti kepala yang telrepas, badan tersedot ke mesin jet raksasa, dan pertumpahan darah berceceran disepanjang film.
Sayangnya, para pemeran juga terlihat terikat kaku dengan scenario. Sehingga emosi dalam film ini mudah terbaca.

Di sisi lain film ini menampilkan landmark ikonik dari Singapura seperti Gandens by the Bay, Marina South, kebun angrek di kubah Garden Cloud Forest dan OCBC Skyway. Aksi yang serius dengan target demografis adalah kemungkinan untuk meraih sensasi.

About The Author

Stevy Widia memulai kariernya sebagai wartawan di Suara Pembaruan (1999-2010). Sejumlah penghargaan di bidang penulisan diperoleh untuk penulisan sejumlah artikel musik, film dan gadget, termasuk menjadi nominasi sebagai kritik film untuk Festival Film Indonesia 2005. Peraih penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga sempat dipercaya menjadi juri untuk MTV Music Award periode 2005-2006, dan Festival Film Jakarta 2006.

Related posts