Stan Lee, Produser Sukses di Usia Senja

Stan Lee, Produser Sukses di Usia Senja

Pengarang komik terbitan Marvel, Stan Lee telah menjadi produser berpenghasilan terbesar. Bahkan, dikabarkan pendapatan yang diraihnya telah mengalahkan nama-nama besar seperti Steven Spielberg, George Lucas, hingga Michael Bay sekalipun.

Stan Lee melampaui angka peraihan Steven Spielberg selama jadi produser, yaitu USD 6,76 miliar (Rp 89,3 triliun). Pendapatan dari produser lain yang dikalahkan Lee termasuk Kathleen Kennedy dari Lucasfilm (Rp 71,4 triliun), Kevin Feige dari Marvel Studios (Rp 70,08 triliun), dan Thomas Tull dari Legendary Pictures (Rp 62,1 triliun).

Ya, Stan Lee adalah sosok dibalik kehadiran karakter superhero seperti Spider-Man, Hulk, Iron Man, hingga X-Men. Di usia senjanya, ia pun kerap menjadi cameo sekaligus produser film yang diadaptasi dari komik ciptaannya.

Jumlah besar yang didapatnya pun tak lepas dari kesuksesan Avengers: Age of Ultron di kancah box office, meskipun filmnya dinilai kurang memuaskan oleh sebagian kritikus. Sehingga, ia pun didaulat sebagai ‘produser film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa di box office dalam negeri (Amerika Serikat)’.

Avengers: Age of Ultron sendiri telah meraup angka USD 413 juta (Rp 5,4 triliun) di box office lokal, mendorong total pendapatan dalam negeri ketika Stan Lee menjabat sebagai produser film hingga meraup angka USD 6,8 miliar (Rp 89,9 triliun). (comicbook)

About The Author

Stevy Widia memulai kariernya sebagai wartawan di Suara Pembaruan (1999-2010). Sejumlah penghargaan di bidang penulisan diperoleh untuk penulisan sejumlah artikel musik, film dan gadget, termasuk menjadi nominasi sebagai kritik film untuk Festival Film Indonesia 2005. Peraih penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga sempat dipercaya menjadi juri untuk MTV Music Award periode 2005-2006, dan Festival Film Jakarta 2006.

Related posts