Ben Affleck Garap Film Korupsi FIFA

Ben Affleck Garap Film Korupsi FIFA

Ben Affleck, aktor dan sutradara film tersohor dari Amerika Serikat, akan mengangkat masalah skandal korupsi di badan sepak bola dunia, FIFA, ke layar lebar.

Film itu berdasarkan buku investigasi karya Ken Bensinger, wartawan jaringan media internet Buzzfeed, berjudul Houses of Deceit. Buku itu berangkat dari kisah mantan anggota Komite Eksekutif FIFA asal Amerika Serikat, Chuck Blazer.

Blazer (70) dinyatakan bersalah oleh pengadilan di Amerika Serikat pada 2013 atas 10 kejahatan, termasuk penyuapan, pencucian uang, dan penggelapan pajak. Pengakuan Blazer lah yang membuat FBI, menangkap sejumlah pengurus FIFA saat menghadiri Kongres FIFA di Zurich, Swiss, 28 Mei 2015. Ada 14 pengurus dan mantan pengurus FIFA ditangkap saat menghadiri pertemuan FIFA di Zurich itu bulan lalu.
Film yang disutradarai Gavin O’Connor ini dengan skenario ditulis oleh O’Connor dan mitra tetapnya, Anthony Tambakis. Ben Affleck juga mengandeng Matt Damon’s Pearls Street Films.

Film ini bakal mengikuti jejak film tentang badan sepak bola dunia yang sudah diluncurkan yaitu United Passions. Ini sebuah film biografi FIFA yang dibintangi aktor Tim Roth, sebagai Sepp Blatter, presiden FIFA sekarang yang menjadi pusat kontroversi skandal sepak bola sekarang.

Sayangnya film United Passions yang disutradarai oleh Frédéric Auburtin ini membuat sejarah pekan lalu ketika menjadi salah satu film dengan pendapatan terendah dalam sejarah di Amerika Serikat. Ada pemasukan US$ 918 atau sekitar Rp 12,23 juta dari 10 gedung bioskop sebelum ditarik oleh distributornya.

About The Author

Stevy Widia memulai kariernya sebagai wartawan di Suara Pembaruan (1999-2010). Sejumlah penghargaan di bidang penulisan diperoleh untuk penulisan sejumlah artikel musik, film dan gadget, termasuk menjadi nominasi sebagai kritik film untuk Festival Film Indonesia 2005. Peraih penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga sempat dipercaya menjadi juri untuk MTV Music Award periode 2005-2006, dan Festival Film Jakarta 2006.

Related posts