Merekayasa Alam Menuai Prahara

Merekayasa Alam Menuai Prahara

Steven Spielberg kembali menggebrak dengan memproduksi film fiksi ilmiah berlatar dinosaurus. Setelah 20 tahun film ini tampil dengan teknologi terbaru namun dengan cerita yang tidak banyak berubah.

Diceritakan pulau Isla Nublar telah berfungsi sebagai taman wisata dinosaurus yang dimiliki Simon Masarani (. Tetapi setelah 10 tahun beroperasi terjadi penurunan pengunjung sehingga manajemen merasa perlu untuk gebrakan untuk menarik keuntungan. Ilmuwan Claire Dearing (Bryce Dallas Howard) berhasil menciptakan raptor baru yang diberi nama Indominus Rex.

Sebelum diperkenalkan pada public, Claire mengajak Owen Grady (Chris Pratt), mantan marinis yang mampu berkomunikasi dengan binatang untuk mengamati raptor itu. Grady ternyata tidak setuju dengan spesies baru itu. Dia menilai makhluk rekayasa genetika itu akan menjadi malapetaka baru bagi seluruh penghuni pulau. Dan hal itu tak lama terbukti. Makhluk buas itu lepas dan mulai menghancurkan seluruh pulau.

Steven Sipelberg selaku produser mempercayakan posisi sutradara sekaligus penulis scenario film Jurassic World ini kepada Colin Trevorrow. Beban Colin cukup berat untuk membangkitkan fantasi penggemar film sci-fi adventure dinosaurus yang pernah booming 20 tahun lalu.
Untuk itu plot cerita Jurassic World memiliki sangkut paut dari franchise film pertamanya. Pertama, fim ini berpusat di sebuah taman dinosaurus. Yang kedua, karakter utama yang diperankan oleh Chris Pratt, dapat berkomunikasi dan melatih para dinosaurus. Sedangkan yang terakhir adalah pengenalan sebuah spesies yang lebih besar dan menyeramkan, yaitu Indominus Rex.

Berkat teknologi animasi CGI yang telah jauh berevolusi dibandingkan seri film Jurassic sebelumnya sosok ini benar-benar hidup. Indominus Rex merupakan spesies campuran dari beberapa jenis spesies predator lainnya yang memiliki panjang 43 kaki, tinggi 18 kaki, dan secara umum menyerupai T-Rex. Bedanya Indominus Rex memiliki tambahan tanduk di kepalanya dan lempengan tulang di sepanjang tubuhnya. Ia juga memiliki geraman hingga 747 desibel dan dapat berlari dengan kecepatan mencapai 30 mil per jam. Spesies ini lebih buas dari T-rex dengan kemampuan berkamuflase bunglon. Belum lagi ada sekitar 18 dinosaurus seperti Ankylosaurus, Apatosurus, Dimorphodon dan Mosasaurus.

Sementara itu pengembangan karakter serta konflik cukup segar. Penampilan Chris Pratt sebagai veteran dengan kemampuan berkomunikasi dengan dinosaurus buas cukup meyakinkan. Namun bintang utamanya tetap para hewan purba. Ketegangan akan semakin terasa nyata apabila menyaksikan dalam format 3D, terutama saat dikejar-kejar oleh dinosaurus monster.

About The Author

Stevy Widia memulai kariernya sebagai wartawan di Suara Pembaruan (1999-2010). Sejumlah penghargaan di bidang penulisan diperoleh untuk penulisan sejumlah artikel musik, film dan gadget, termasuk menjadi nominasi sebagai kritik film untuk Festival Film Indonesia 2005. Peraih penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga sempat dipercaya menjadi juri untuk MTV Music Award periode 2005-2006, dan Festival Film Jakarta 2006.

Related posts