Kesuksesan Fatin Shidqia Raih Juara X Factor Indonesia Difilmkan

Kesuksesan Fatin Shidqia Raih Juara X Factor Indonesia Difilmkan

Kesuksesan seseorang dalam meraih prestasi memang menarik untuk difilmkan. Begitu juga dengan kesuksesan Fatin Shidqia meraih juara ajang pencarian bakat X Factor Indonesia difillmkan dengan judul ‘Dreams’. Dalam film arahan sutradara Guntur Soeharjanto itu, Fatin juga turut bermain, bahkan menjadi pemeran utamanya. Ia pun mengaku senang mendapat kepercayaan bermain di film tersebut.

“Rasanya bahagia, awalnya masih tidak percaya, tapi film adalah hal baru buat aku, punya tantangan sendiri menjadi pemeran utama,” kata Fatin dalam acara syukuran film ‘Dreams’ di SereManis, Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2015) petang.

Lebih lanjut, Fatin menerangkan, “Film ini mengambil cerita tentang perjuangan aku di talent show kemarin, aku juga berperan sebagai gadis bernama Fatin juga, walaupun enggak seratus persen sama, tapi aku merasa tertantang berada di lingkungan lokasi syuting yang para pemainnya sudah profesional.”

Berakting dalam film layar lebar sebenarnya bukan hal yang baru bagi Fatin. Di tahun 2013 silam ia juga pernah bermain di sebuah film yang berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa. Tentu dengan latar belakang Fatin yang baru sekali bermain film, membuat publik bertanya-tanya, apakah ia mampu menjadi pemeran utama di film terbarunya?

“Di sini memang aku ingin mencoba bidang akting, tapi aku serius mendalaminya. Aku dikasih waktu reading selama sebulan untuk mengasah kemampuan akting aku,” ungkap Fatin.

Keputusan Fatin menerima pemeran utama di film Dreams juga ternyata menuai pro kontra di sosial media. Namun Fatin mengatakan, dirinya akan membuktikan kalau ia bisa berakting.

“Aku juga mau buktiin ke fans aku, kalau aku punya karya diluar musik, aku pokoknya ingin memberikan yang terbaik,” pungkasnya.

Selain Fatin, film ini juga dibintangi Morgan Oey, Ardina Rasti, Mathias Muchus, Jody, Fauzi Baadila, Inez Tagor, serta grup band Krosboi. Film ini akan mulai produksi pertengahan Juni ini, dan mengambil setting lokasi di Jakarta dan sekitarnya. Rencananya, film ini akan rilis sekitar awal 2016 di seluruh bioskop Indonesia.

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts