Film ‘From Seoul To Jakarta’ 6 nominasi di St. Tropez International Film Festival, Perancis

Film ‘From Seoul To Jakarta’ 6 nominasi di St. Tropez International Film Festival, Perancis

Film ‘From Seoul To Jakarta’ meraih 6 nominasi di St. Tropez International Film Festival, Perancis. Sebuah festival yang berlangsung bersamaan dengan Cannes Film Festival ini akan dimulai pada 10 Mei 2015 dengan pemutaran film-film nominasi dan Official Selection dan akan berakhir 16 Mei 2015 dengan acara International Red Carpet Award Ceremony yang akan dihadiri para sineas dan selebriti dari manca negara.

Nominasi yang diraih oleh film produksi kolaborasi Indonesia, Korea Selatan, dan Amerika Serikat ini, yakni kategori peran pembantu wanita terbaik (Erna Santoso), kategori peran utama wanita terbaik (Natasha Dematra), kategori peran utama pria terbaik (Roman D Man), kategori penulis skenario terbaik (Damien Dematra dan Ilchi Lee), kategori sutradara terbaik (Damien Dematra) dan kategori film terbaik (Damien Dematra, Ilchi Lee dan Irene Christina).

Enam nominasi tersebut merupakan salah satu bentuk pencapaian yang dilakukan Damien Dematra di industri film Tanah Air. Ia pun bangga terhadap prestasinya tersebut.
“Ya aku kalau dibilang bangga, ya sangat bangga sekali,” kata Damien, sang sutradara yang merangkap sebagai produser, dalam acara jumpa pers di Just Sport Cafe, kawasan Jakarta Selatan, Senin (27/4/2015) siang.

Lebih lanjut, Damien menerangkan, dengan masuknya film ini ke festival di kancah dunia, hal itu membuktikan bahwa sineas di Indonesia tidak kalah dengan sineas mancanegara.
“Hal ini membuktikan kalau sineas muda kita bisa dikatakan sejajar dan tidak kalah dengan sineas mancanegara,” terang Damien.

Menurut Damien, ia berusaha mencari angle unik yang jarang dilihat orang sebelumnya.
“Meski proses syuting film ini mengalami banyak penundaan. Namun saya sangat bersyukur masuk enam nominasi dari film ini. Dan total shooting film ini selama tiga bulan,” ungkapnya.

Damien berharap film ini dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah perfilman tingkat dunia dan agar film Indonesia meskipun kurang dihargai di negeri sendiri dapat diakui dan diapresiasi setingi-tingginya oleh negara-negara maju lainnya. “Dua perwakilan film ini dari AS dan Korea Selatan telah memastikan akan menghadiri malam penghargaan tersebut, sedangkan dari pihak Indonesia sedang diupayakan agar dapat hadir dan berharap ada dukungan langsung dari pemerintah,” pungkasnya.

Film yang dibintangi Roman D Man, Natasha Dematra, Cindy Nirmala, Erna Santoso, Yan Widjaya, Camelia Gomez, Leonardy Kusuma, Ressa Herlambang, Ageng Kiwi, Andreano Philip dan Lia Emilia, ini menceritakan sebuah keluarga Korea yang pindah ke Jakarta. Dan perjalanan kehidupan pun dimulai ketika anak mereka berjuang demi ekonomi keluarga. Sementara Natasha Dematra menjadi penyanyi sekaligus dancer K-Pop yang terkenal.

Carl Tooney, Presiden Festival ini, menilai film ’From Seoul To Jakarta’ telah menunjukkan kualitas yang luar biasa, dan karenanya terpilih menjadi salah satu film yang meraih nominasi terbanyak di antara peserta lainnya.

Di sela-sela festival ini, juga pada 14 Mei pukul 19.00 waktu Perancis akan dilakukan World Premiere atau pemutaran perdana film From Seoul To Jakarta di tingkat dunia. Acara ini akan dilaksanakan di Westminster Nice, salah satu tempat bersejarah yang paling mewakili kebudayaan Perancis Selatan di wilayah French Riviera. Banyak sineas, buyer dan distibutor film yang juga mengikuti Cannes Film Festival telah memastikan akan menghadiri World Premiere tersebut. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts