Elizabeth Olsen, Superhero Nan Cantik

Elizabeth Olsen, Superhero Nan Cantik

Elizabeth Olsen bukanlah pendatang baru di dunia seni peran. Namun sepertinya aksinya sebagai Scarlet Witch di film ‘Avengers: Age of Ultron’ bakal melejitkan namanya.

“Ini menakutkan, masuk ke produksi di mana setiap orang memiliki karakter mereka sepenuhnya. Dan mereka tahu kelemahan mereka dan juga kelucuan mereka,” ungkap Elizabet Olsen kepada MTV tentang perannya itu.

Bekerja dengan sutradara Joss Whedon membuat antusiasme sendiri bagi Olsen. Ia suka caranya untuk membiarkan pemain mengembangkan karakternya secara alami. “Saya tidak berpikir Joss akan menggunakan saya kalau ia ingin saya mengenakan kostum komik. Saya bukan atlet profesional maupun seorang model. Memakai kostum seperti itu tidak akan menyenangkan untuk siapapun yang tidak pernah melihatnya.

“Ia sudah memiliki ide yang berbeda. Ada penghargaan dan melibatkan karakter komiknya, tapi sangat berbeda. Lebih berakar. Itu untuk seseorang hari ini… Kalau seseorang berjalan mengenakan kostum yang ada di komik, orang-orang pasti berhenti dan berkata, ‘Apa yang terjadi… ia pikir dirinya seorang superhero!'” ungkapnya, seperti dikutip dari Coming Soon.

Sesungguhnya aktris yang disapa Lizzie ini sudah akrab dengan dunia peran sejak kecil. Maklum dia adalah adik dari si kembar Mary-Kate dan Ashley Olsen. Tak heran jika, ia telah mendapatkan pelatihan menyanyi dan balet sejak usia dini.

Sebelum berusia 11 tahun, aktris kelahiran California tersebut sudah membintangi salah satu film yang juga dibintangi oleh kedua saudari kembarnya bertajuk ‘How the West Was Fun’ dan seri ‘The Adventures of Mary-Kate & Ashley’.

Namun dia berusaha lepas dari bayang-bayang si kembar. Pada 2011, penampilan Lizzie di film ‘Martha Marcy May Marlene’ mendapatkan beragam pujian dari para kritikus film. Sehingga, aktris yang kini berusia 26 tahun tersebut dinominasikan dalam berbagai acara penghargaan bergengsi.

Dua tahun setelahnya, Lizzie dinominasikan di penghargaan BAFTA Rising Star Award. Pada 2014, ia bermain bersama Aaron Taylor-Johnson di film remake Godzilla.

About The Author

Stevy Widia memulai kariernya sebagai wartawan di Suara Pembaruan (1999-2010). Sejumlah penghargaan di bidang penulisan diperoleh untuk penulisan sejumlah artikel musik, film dan gadget, termasuk menjadi nominasi sebagai kritik film untuk Festival Film Indonesia 2005. Peraih penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga sempat dipercaya menjadi juri untuk MTV Music Award periode 2005-2006, dan Festival Film Jakarta 2006.

Related posts