Teater Plot UI Pentaskan Lakon Ningrat

Teater Plot UI Pentaskan Lakon Ningrat

Teater Plot UI telah mementaskan lakon bertajuk ‘Ningrat’ di Auditorium Galeri Indonesia Kaya pada tanggal 7 Maret 2105. Sebuah lakon yang mengangkat kisah kehidupan ningrat yang penuh impian.

Kisahnya tentang rumah tangga sepasang suami istri berdarah ningrat/bangsawan yang kehilangan keharmonisan akibat keharusan mereka menjaga kepatuhan dalam menjalankan tradisi keningratan. Terciptalah jarak diantara kedua suami istri ini dan mereka masing-masing mencari suasana baru dalam mengisi kekosongannya. Sang suami menjalin hubungan gelap dengan Biyung, seorang abdi keraton, sementara sang istri terjebak dalam fantasi kebebasan dunia luar keraton. Berbagai masalah dan ketidakstabilan nalar akhirnya menyeret mereka berdua dalam fantasi dan halusinasi yang keluar dari garis realita.

Pementasan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini cukup membuat para penonton ikut terhanyut dalam drama kehidupan yang dibawakan. Drama yang disutradarai oleh Sani Soorjo ini diperankan oleh anggota Teater Plot UI yaitu Syifa Isma S., Fendi P. Dewa dan Lusiani Saputra.

“Pementasan Ningrat di Galeri Indonesia Kaya ini merupakan produksi Teater Plot UI kedua yang telah dipersiapkan selama tiga bulan. Teater Plot untuk selanjutnya diharapkan tidak hanya menyelenggarakan pertunjukan teater saja, tetapi menjadi suatu organisasi independen yang menyelenggarakan berbagai acara seni dan budaya. Saya harap kami dapat terus bersatu dan mengembangkan karya teater di kalangan generasi muda Indonesia,” ujar Sani Soorjo, pendiri Teater Plot UI.

Teater Plot UI, yang merupakan suatu unit kegiatan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Budaya (FIB) Universitas Indonesia, ini berdiri pada tanggal 4 September 2013 yang beranggotakan para anggota civitas akademi UI baik mahasiswa maupun alumni, khususnya dari FIB. Pendirinya, Sani Soorjo merupakan alumnus FIB UI yang telah puluhan tahun bergelut di dunia seni baik sebagai pelaku, pengamat, maupun pengajar seni.

Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, memberi apresiasi pementasan ini. “Talenta yang dimiliki oleh komunitas teater dan seni kelompok Teater Plot UI ini sudah seharusnya kita dukung dan apresiasi. Komunitas yang tidak mengesampingkan moral, aspek edukatif dan juga terutama dalam menghibur ini selalu mengedepankan etika dan estetika seni di setiap pergelaran yang mereka bawakan. Semoga pertunjukan ini dapat menghibur para penikmat seni dengan cerita tentang kehidupan bangsawan Indonesia yang dibawakan,” ucap Renitasari semangat.

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts