Film Pendek Terbaik Oscar 2015 Siap Diputar Gratis di XXI Short Film Festival 2015

Film Pendek Terbaik Oscar 2015 Siap Diputar Gratis di XXI Short Film Festival 2015

Film pendek terbaik Oscar 2015 berjudul ‘The Phone Call’ siap diputar gratis di XXI Short Film Festival 2015 yang digelar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Selain itu, festival film pendek yang diselenggarakan oleh Cinema 21, melalui program baru bertajuk ‘International Short Variety’, juga memutar dua film nominasi Film Pendek Terbaik Oscar 2015, yakni ‘Boogaloo and Graham’ dan ‘Pervaneh’. Adapun nominasi Film Pendek Animasi Terbaik Oscar 2015 juga turut diputar, yaitu ‘A Single Life’, ‘The Chicken’, dan ‘Discipline’.

“Ini memang wadah untuk film pendek. Jadi, film pendek apa saja bisa diputar di sini. Karena ini menjadi tempat belajar untuk pembuat film pendek jadi kita sajikan film luar negeri,” kata Catherine Keng, Festival Director XXI Short Film Festival, saat acara Press Conference XXI Short Film Festival 2015 di XXI Club Djakarta Theater, Jakarta Pusat, (5/3/2015).

Dalam program ‘Fantastic Shorts’, XXI Short Film Festival 2015 memutar sejumlah film pendek internasional ber-genre horor dan thriller, yaitu ‘Ghost Train’, ‘Robotics’, ‘Shelved’, ‘Fol’amor’, ‘Mute’, ‘Ceremony for A Friend (2014), The Landing (2013),Forever Mine (2013), dan Impostor (2013).

“Ini juga jadi sumber referensi untuk pembuat dan penikmat film bahwa film pendek berkualitas tidak hanya film lokal saja tetapi juga dari internasional,” kata Nauval Yazid, Programming Director XXI Short Film Festival 2015.

Film-film finalis dari tiga kategori kompetisi, yakni 9 finalis kategori film pendek fiksi, 6 kategori film pendek dokumenter, dan 8 kategori film pendek animasi juga akan ditayangkan.

Sedangkan, film-film pendek pilihan dalam negeri di antaranya Maryam (2014) karya Sidi Saleh serta sejumlah film karya sutradara senior Riri Riza dan Yosep Anggi Noer juga dapat disaksikan secara gratis.

XXI Short Film Festival 2015 yang terdiri dari kompetisi, Pitching Forum, pemutaran film, dan workshop, ini digelar pada 18 sampai 22 Maret 2015 di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Seluruh rangkaian kegiatan festival tersebut terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya apapun alias gratis. Pengunjung dapat memperoleh tiket secara gratis minimal satu jam sebelum setiap acara berlangsung. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts