Sisi Manusiawi Sang Penembak Jitu

Sisi Manusiawi Sang Penembak Jitu

American Sniper adalah film drama biografi perang yang disutradarai Clint Eastwood dan ditulis Jason Hall. Dengan mengangkat sisi manusiawi seorang penembak jitu film ini meraih sukses. Tak hanya dari sisi penjualan, American Sniper masuk deretan fim terbaik dan enam nominasi Oscar termasuk Best Picture, Best Adapted Screenplay dan Best Actor tahun ini.

Film ini berdasarkan kisah sebenarnya dari Chris Kyle seorang penembak jitu Angkatan Laut Amerika yang melayani empat kali serangan ke Irak. Kyle merupakan legenda di kalangan militer. Sesuai konfirmasi, ia telah membunuh 160 jiwa dalam perang dan menyelamatkan pasukan Amerika. Belum terhitung yang tidak terkonfirmasi atau tanpa saksi mata.

Oleh Eastwood cerita dibangun sejak Kyle tubuh besar di Texas sebagai pemuda baik, yang taat agama, suka berburu, menunggang kuda, dan mencintai keluarga serta negaranya. Dia kemudian menikah dengan Taya Renae (Sienna Miller). Kehidupannya berubah setelah serangan 11 September 2001. Kyle dikirim ke Irak. Aksipertamanya adalah menembak perempuan dan anak laki-laki yang menyerang manir AS dengan granat. Namun semenjak itu dia menjadi legend dengan menjadi penembak jitu yang menjalani banyak misi, termasuk memburu gembong teroris Abu Musab al-Zargawi dan Mustafa.

Kyle menjalani kehidupannya dengan baik meski kerap dibayang-bayangi trauma dari misi-misinya. Dia pun membantu para veteran yang kondisi emosinya terganggu pasca perang hingga akhir hayatnya.

Akting Bradley Cooper sukses memerankan sosok Kyle dengan sangat natural dan manusiawi. Ia mampu menerjemahkan secara lugas sebagai kemantapan tekad, kegelisahan, sampai akhirnya kegembiraan dan keharuan. Tak heran jika actor ini masuk nominasi Best Actor untuk piala Oscar 2015. Film ini juga dibintangi Cory Hardrict dan Jake McDorman dan melibatkan banyak marinir.

Alhasil film American Sniper meraup sukses dan menduduki posisi pertama box office Januari 2015 dengan meraih US$ 107 juta. Daya tarik Chris Kyle memang sangat besar. Memoarnya yang dibukukan dengan judul American Sniper: The Autobiography of the Most Lethal Sniper in US Military History, laris. Saat Kyle meninggal pada 2013, pemakamannya di Cowboys Stadium, Dallas, dihadiri ribuan orang. Akankah film ini berjaya di ajang Academy Awards 87 ? Kita tunggu saja.

About The Author

Stevy Widia memulai kariernya sebagai wartawan di Suara Pembaruan (1999-2010). Sejumlah penghargaan di bidang penulisan diperoleh untuk penulisan sejumlah artikel musik, film dan gadget, termasuk menjadi nominasi sebagai kritik film untuk Festival Film Indonesia 2005. Peraih penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga sempat dipercaya menjadi juri untuk MTV Music Award periode 2005-2006, dan Festival Film Jakarta 2006.

Related posts