Aceh Film Festival 2015 Buka Pendaftaran

Aceh Film Festival 2015 Buka Pendaftaran

Aceh Film Festival 2015 membuka pendaftaran untuk filmmaker yang mau ikut festival film tersebut dalam rentang waktu 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2015. Sebuah festival film yang merupakan bagian dari Visit Aceh yang digelar bersamaan dengan dilaksanakan Pagelaran Seni Rakyat, Ritual Budaya yang dihadiri pengunjung dari berbagai penjuru Nusantara.

Aceh Film Festival 2015 merupakan hajatan perdana yang digelar di Bumi Serambi Mekkah. Event yang memberikan panggung khusus untuk komunitas film Nusantara, melihat Aceh dari dekat, berinteraksi dengan masyarakat hingga melihat perkembangan film dan komunitas kreatif di Aceh pasca 30 Tahun Konflik dan bencana maha dahsyat 10 tahun silam tepatnya 26 Desember 2004 gempa bumi dan Tsunami melanda negeri ini.

Aceh Film Festival membuka silaturahim kepada berbagai kalangan untuk saling menguatkan. Kehadiran partisipan dan beragam bentuk kepedulian lainnya akan menjadi kekuatan kolektif untuk menghidupi festival.

Adapun rangkaian kegiatan Aceh Film Festival, dimulai dari launching festival pada 25 Oktober 2014 dan pre event festival terdiri dari sosialisasi, publikasi, temu komunitas di Banda Aceh yang digelar Desember 2014. Kemudian, jadwal pendaftaran film dibuka dalam rentang waktu 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2015. Sedangkan film judging (kurasi, nominasi, penjurian) akan dilakukan 6 – 24 April 2015, gelaran festival film (pemutaran film, diskusi kreatif, master class) 21 – 24 April 2015 dan terakhir puncak acara festival film digelar awarding (penganugerahan) pada tanggal 25 April 2015.

Persyaratan:
1. Pendaftaran film dimulai tanggal 1 Januari s/d 31 Maret 2015
2. Seluruh peserta wajib mengisi formulir pendaftaran via online di website sementara di www.acehdocumentary.com
3. Peserta berdomisili di Indonesia (Dibuktikan Scan/KTP/Kartu Pelajar)
4. Peserta boleh terdiri dari individu atau kelompok
5. Khusus untuk peserta pelajar pada saat mendaftarkan karyanya, berumur 14-17 tahun
6. Peserta wajib membaca, memahami dan menyepakati seluruh persyaratan Festival
7. Ide cerita bebas (mengandung pesan moral dan tidak bertentangan dengan nilai kemanusiaan)
8. Film yang diikutsertakan harus diproduksi dalam wilayah NKRI
9. Tidak mengandung unsur SARA, Pornografi dan Pornoaksi maupun Plagiasi atas karya orang lain
10. Karya yang diikutkan bukan berupa profil lembaga atau perusahaan, iklan layanan masyarakat, trailer film, dan video musik
11. Durasi karya maksimal 30 menit (Dokumenter/Fiksi)
12. Apabila karya menggunakan dialog/narasi bahasa daerah maka harus diberi subtitle bahasa Indonesia
13. Penggunaan materi film yang berasal dari pihak lain (musik latar, footage, potongan gambar, foto). Wajib menyertakan surat izin dari pihak terkait.
14. Setiap peserta boleh mendaftarkan lebih dari 1(satu) karya film
15. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta yang tidak memenuhi ketentuan dan persyaratan fertival
16. Setiap film yang dikirimkan peserta akan menjadi inventaris festival (Hak Cipta tetap milik peserta)
17. Panitia berhak menggunakan film untuk kepentingan publikasi festival
18. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

Untuk informasi lengkap ‘Aceh Film Festival 2015’ yang diselenggarakan oleh Yayasan Aceh Dokumenter ini silakan hubungi Azhari 081334644434 dengan alamat Panitia Aceh Film Festival 2015: Jl. T.Umar No. 266A Lantai II, Banda Aceh, Provinsi Aceh 23243.

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts