Interpretasi Logis untuk Musa

Interpretasi Logis untuk Musa

Cerita tentang Nabi Nuh terus menjadi sumber yang tak habis digali oleh Hollywood. Setelah Ten Commandment, kini ada Exodus: Gods and Kings. Film ini wajib bagi penggemar film sejarah kolosal dan epic karena disajikan dalam kemegahan visual efek yang sangat modern dan fantastis.

Exodus : Gods and Kings ini disutradarai dan diproduseri oleh Ridley Scott yang sudah terkenal piawai dalam membuat film kolosal seperti Gladiator dan Kingdom of Heaven. Kali ini sosok Nabi Musa yang dihadirkan dengan interpretasi yang menarik.

Film ini berlatar persahabatan, dendam dan perebutan kekuasaan. Cerita dimulai dari persahabatan dua orang pangeran istana Mesir yaitu Moses (Christian Bale) dan Ramses (Joel Edgerton). Namun kelak keduanya harus bersebrangan karena perbedaan ideologi.

Seiring berjalannya waktu, Musa dan Ramses tumbuh menjadi pemimpin yang disegani dan dihormati oleh umatnya. Pada mulanya Musa membujuk Ramses yang menjabat sebagai Raja Mesir untuk mengakhiri perbudakan yang telah lama mendarah daging dalam budaya Mesir. Bujukan Musa tersebut ditolak mentah-mentah oleh Ramses. Bahkan Ramses yang merasa dirinya adalah Tuhan lalu memburu Musa yang dianggap membahayakan kekuasaannya sebagai pemimpin. Peperangan epic antara utusan Tuhan dan yang Raja yang mengaku Tuhan tak terhindarkan lagi.

Dalam film berdurasi 150 menit, Ridley Scott mampu menghidupkan kisah kepemimpinan Nabi Musa dari kitab suci dengan interpretasi yang berbeda.

Memang dalam film ini digambarkan bagaimana Moses mengatur 600 ribu budak dalam perjalanan monumental untuk keluar dari Mesir sekaligus menghindari wabah yang mematikan. Namun semua peristiwa disajikan Ridley dengan dasar yang logis. Misalnya kutukan yang menimpa Mesir itu sebenarnya karena bencana alam. Bahkan gambaran laut Merah terbelah ditunjukkan dengan dasar seperti terjadinya tsunami.

Meski berlatar tempat timur tengah, penyajian film ini sangat modern. Para aktor juga tampil sangt menarik. aktor Christian Bale yang sebelumnya sukses sebagai Batman menghidupkan Musa sebagai sosok yang sangat heroic dan penuh keyakinan atas dukungan dari Tuhan. Sedang Joel Edgerton, cukup meyakinkan sebagai Firaun yang haus darah.

Selain itu Exodus: Gods and Kings ini juga dibintangi oleh aktor kawakan Aaron Paul, Ben Kingsley, dan John Turturro.

Film Exodus: Gods and Kings ini sudah meraup US$ 74,3 juta sejak dirilis 10 Desember 2014 lalu. Namun belum bisa menutupi biaya pembuatan yang mencapai lebih dari US$ 140 juta.

About The Author

Stevy Widia memulai kariernya sebagai wartawan di Suara Pembaruan (1999-2010). Sejumlah penghargaan di bidang penulisan diperoleh untuk penulisan sejumlah artikel musik, film dan gadget, termasuk menjadi nominasi sebagai kritik film untuk Festival Film Indonesia 2005. Peraih penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga sempat dipercaya menjadi juri untuk MTV Music Award periode 2005-2006, dan Festival Film Jakarta 2006.

Related posts