Acha Septriasa Begitu Senang Dapat 2 Piala Maya 2014

Acha Septriasa Begitu Senang Dapat 2 Piala Maya 2014

Acha Septriasa begitu senang karena dapat dua penghargaan sekaligus dalam ajang penghargaan Piala Maya 2014, yaitu Aktris Film Omnibus Terpilih dan Segmen Omnibus Terpilih untuk segmen film yang ia bintangi sekaligus ia sutradarai: ‘Firasat’ dalam film Omnibus ‘Aku Cinta Kamu’.

“Gila surprise banget! Nggak nyangka bisa menang dua piala sekaligus,” begitu Acha berseru sangat senang seusai menerima penghargaan di Museum Nasional (Museum Gajah), Jakarta, Sabtu (20/12).

Saking senangnya atas dapat dua penghargaan sekaligus, aktris manis kelahiran Jakarta, 1 September 1989 ini sampai lupa akan rasa kantuknya akibat sibuk bekerja. “Gara-gara ini saya lupa akan kantuknya saya hari ini karena belum tidur,” tambahnya.

Menyutradarai sebuah film untuk pertama kali dan kemudian mendapat penghargaan tentu tak pernah terpikir di benak Acha. Pasalnya, selama ini Aktris Terbaik FFI 2012 tampak asyik menikmati perannya di depan kamera. “Saya nggak pernah nargetin sebenarnya. Apapun karena memang benar-benar manfaatin kesempatan aja,” tuntasnya.

Selain Acha Septriasa, film omnibus ‘Aku Cinta Kamu’ juga turut disutradarai oleh Fajar Nugros, Fajar Bustomi dan Piyu untuk tiga segmen berbeda. Film omnibus produksi Starvision ini berkisah tentang masalah cinta dari berbagai sudut pandang.

Langkah Acha sebagai sutradara tampaknya tak hanya berhenti di situ. Ia mengaku saat ini sudah menyiapkan sebuah film komedi.

“Karena kan saya udah ketebak banget kalau main drama. Jadi tahun depan, selain ada film thriller, saya tahun depan juga mau jadi sutradara film komedi. Jadi tunggu, pastinya bakal bikin orang ketawa,” janjinya.

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts