“Blind Massage” Jawara di Golden Horse Awards 2014

“Blind Massage” Jawara di Golden Horse Awards 2014

Film Blind Message mendominasi ajang Golden Horse Awards ke-51 yang berlangsung di Sun Yan-sen Memorial Hall, Taiwan. Film ini bahkan mengalahkan Black Coal, Thin Ice yang difavoritkan.
Dari total 7 nominasi, film drama yang disutradarai oleh Lou Ye itu menang di 6 kategori, yakni “Best Picture”, “Best New Performer (Zhang Lei), “Best Adapted Screenplay”, “Best Cinematography”, “Best Sound Effects” dan “Best Editing”. Sedangkan “Black Coal, Thin Ice” hanya memenangkan satu trofi di kategori “Best Art Direction”. Satu-satunya pesaing berat “Blind Massage” adalah film Taiwan, “Kano” yang masuk kedalam 6 nominasi.

Mengambil latar belakang kota Nanjing, “Blind Massage” dibintangi oleh aktor tuna netra amatir yang berperan sebagai terapis pijat. Film ini diadaptasi dari novel laris Bi Feiyu.
“Perlu waktu yang lama untuk syuting film ini,” kata sutradara Lou di atas podium kemenangannya. “Aku ingin berterimakasih kepada para aktor tuna netra yang tidak bisa hadir malam ini.”

Acara yang dipandu Mickey Huang dan Ella Chen berlangsung pada 22 November 2014 lalu.Simak daftar pemenang selengkapnya di bawah:

Penyuntingan Terbaik: BLIND MESSAGE
Sutradara Terbaik: Ann Hui – (THE GOLDEN ERA)
Tokoh Utama Pria Terbaik: Chen Jian-bin (A FOOL)
Tokoh Utama Wanita Terbaik: Chen Shiang Chyi (EXIT)
Aktor Pendukung Terbaik: Chen Jianbin (PARADISE IN SERVICE)
Aktris Pendukung Terbaik: Wan Qian (PARADISE IN SERVICE)
Film Dokumentasi Terbaik: COTTON
Film Pendek Terbaik: THE HAMMER AND SICKLE ARE SLEEPING
Sinematrografi Terbaik: BLIND MESSAGE
Sutradara Baru Terbaik: Chen Jianbin (A FOOL)
Lagu Terbaik: The Road We Pass – Pu Shu and Han Han (THE CONTINENT)
Visual Effect Terbaik: Tong Ka-wai, Ken Law, Lucky Tracy Hannah (THE MIDNIGHT AFTER)
Musik Score Terbaik: Chen Qigang (COMING HOME)
Naskah Adaptasi Terbaik: Ma Yingli (BLIND MESSAGE)
Naskah Orisinil Terbaik: Yee Chih-yen (MEETING DR. SHU)

About The Author

Stevy Widia memulai kariernya sebagai wartawan di Suara Pembaruan (1999-2010). Sejumlah penghargaan di bidang penulisan diperoleh untuk penulisan sejumlah artikel musik, film dan gadget, termasuk menjadi nominasi sebagai kritik film untuk Festival Film Indonesia 2005. Peraih penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga sempat dipercaya menjadi juri untuk MTV Music Award periode 2005-2006, dan Festival Film Jakarta 2006.

Related posts