Produser Shanker RS Luncurkan Buku 30 Hari Jadi Artis Top

Produser Shanker RS Luncurkan Buku 30 Hari Jadi Artis Top

Produser Shanker RS meluncurkan buku “30 Hari Jadi Artis Top”. Sebuah buku yang memandu pembaca untuk dapat meraih sukses jadi artis top. Buku yang diterbitkan Elex Media Komputindo itu dibuat dari banyaknya masyarakat termasuk kerabat dan teman – teman terdekat yang bertanya bagaimana jadi artis.

“Banyak teman di facebook bertanya bagaimana jadi artis, ini mempercepat proses pembuatan buku yang saya tulis sendiri selama dua tahun,” kata Shanker saat peluncuran buku ‘30 Hari Jadi Artis Top’ di Kinokuniya, Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (26/06).

Lebih lanjut, Shanker menerangkan buku tersebut diperuntukan kepada pembaca yang ingin tahu dan memiliki motivasi menjadi seorang artis.

“Ini adalah basic dari orang yang mau jadi artis, kalau ditanya sasaran ya siapa aja yang punya motivasi mau jadi artis. Saya merasa agak mulai sempurna jalurnya, saya punya sekolah akting. Saya juga bikin buku, bukan untuk mencari uang tapi membangun portfolio. Bahwa saya sebagai produser punya sekolah akting dan pernah bikin buku. Insya Allah tahun ini saya jadi sutradara,” terang Shanker.

Menurut Shanker, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan bagi calon bintang. Misalnya berusaha tampil berbeda agar terlihat oleh produser dan juga masyarakat.

“Ada ribuan artis di Indonesia, kalau tidak memiliki perbedaan yang signifikan, pasti dia tidak akan dilirik karena tidak punya ciri khas,” cetus Shanker.

Mencari perbedaan itu tak perlu lewat sensasi murahan. Bagi Shanker, unsur pembeda bisa berasal dalam diri sendiri.

“Cari saja apa kekurangan dan kelebihan kita, hal itu bisa bikin kita berbeda dari orang lain. Misalnya Mpok Ati, dia punya kekurangan yaitu latah. Namun dia sadar kalau itulah pembedanya dan sekarang jadi selling point dia di televisi,” tandas Shanker. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts