Maleficent : Sisi Gelap Dongeng Sleeping Beauty

Maleficent : Sisi Gelap Dongeng Sleeping Beauty

Maleficent adalah film dark fantasy yang mengambil sisi gelap dari peri jahat dalam kisah Sleeping Beauty. Film ini sudah dibuat pada Oktober 2012 dan telah dirilis dalam bentuk dua dan tiga dimensi di seluruh dunia.

Film ini diangkat dari dongeng klasik Putri Tidur karya Charles Perrault yang dibuat versi animasinya pada 1959 dengan tokoh utama adalah Maleficent sang peri jahat. Kali ini, plot cerita akan ditarik mundur, dengan mengisahkan kehidupan Maleficent muda, saat dirinya masih menjadi peri baik penghuni hutan Moors yang damai.

Pertemuan Maleficent (Angelina Jolie) dengan manusia telah mengubah segalanya. Menjadi korban pengkhianatan, akhirnya mengubah sifat baik Maleficent menjadi sosok penuh dendam. Dia pun membalasnya dengan mengutuk Putri Aurora (Elle Fanning), penerus Raja yang pernah mengkhianatinya, untuk tertidur selamanya saat memasuki ulang tahun ke-16.

Film arahan sutradara Robert Stromberg ini sebagai pelepas kerinduan bagi para penggemar film Disney. Meski demikian Stromberg berhasil menyajikan sudut pandang baru, dengan tokoh antagonis sebagai pemeran utamanya. Penonton mungkin akan sedikit kecewa dengan kejutan yang hadir dari penggarap film karena sedikit banyak telah mengalami modifikasi jalan cerita jauh dari kisah aslinya.

Namun sinematografi yang tertata apik menjadi kekuatan film ini. Di sini, Stromberg yang pernah memenangkan Academy Award untuk kategori tata artistik terbaik, mampu membuat efek kelam maupun cantik secara bersamaan. Lengkap dengan aksi-aksi magic yang sempurna.

Daya tarik lain dari film ini tentu saja dari sang bintang utama, Angelina Jolie (Maleficent) dan Elle Fanning (Putri Aurora). Akting keduanya mumpuni sehingga karakter yang mereka perankan tampak begitu kuat dan secara keseluruhan menyempurnakan film ini.

Alhasil awal Juni 2014, Maleficent berhasil menggeser jagoan X-men dalam film X-men: Days of Future Past ke posisi kedua dengan keuntungan US$ 32 juta. Film komedi A Million Ways to Die in the West yang juga meluncur pekan lalu itu telah berada di posisi ketiga dengan keuntungan US$ 17 juta selama penayangan perdananya. (SW)

About The Author

Stevy Widia memulai kariernya sebagai wartawan di Suara Pembaruan (1999-2010). Sejumlah penghargaan di bidang penulisan diperoleh untuk penulisan sejumlah artikel musik, film dan gadget, termasuk menjadi nominasi sebagai kritik film untuk Festival Film Indonesia 2005. Peraih penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2009 dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata juga sempat dipercaya menjadi juri untuk MTV Music Award periode 2005-2006, dan Festival Film Jakarta 2006.

Related posts