Cerita Seru The Nelwans Mengisi Soundtrack Film Marmut Merah Jambu

Cerita Seru The Nelwans Mengisi Soundtrack Film Marmut Merah Jambu

Mengisi soundtrack film bisa menjadi kebanggaan sebuah group penyanyi. Begitu juga dialami family group The Nelwans dalam mengisi soundtrack film ‘Marmut Merah Jambu’. Bahkan ada cerita seru keberhasilan family group yang berpersonelkan si kembar Athina Nelwan dan Bianca Nelwan, serta adik mereka yang seorang aktor Christoffer Nelwan, dalam mengisi soundtrack film produksi Starvision itu.

Awalnya Bianca Nelwan baca skenario film bergenre romantis itu dan tertarik filosofi yang tersirat di dalamnya hingga kemudian lahirlah sebuah lahu soundtrack film berjudul sama dengan film itu; ‘Marmut Merah Jambu’.

“Jadi pas itu Christoffer Nelwan baru pulang reading. Dia bawa skenario film itu, pas aku baca skenarionya ada filosofi marmut merah jambu. Akhirnya aku tertarik dengan filosofi itu dan bikin lagunya,” kata Bianca usai press conference dan press screening film ‘Marmut Merah Jambu’ di Alegro, Epiwalk, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (6/5).

Christoffer Nelwan, sang adik yang bermain sebagai pemeran utama dalam film itu kemudian memutarkan lagu ciptaan kakaknya ke Raditya Dika. Begitu Dika mendengarkan lagunya langsung setuju dan kemudian memutuskan lagu itu jadi soundtrack filmnya.

“Christoffer dengerin lagu ini ke Dika dan Dika suka. Trus Dika pesen ke Pak Chand Parwes supaya lagu ini dibikin jadi soundtrack,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Athina menceritakan terbentuknya group family itu, “Awal terbentuknya, kita bertiga kakak adik suka nyanyi, kemudian kita bikin demo di You Tube dan ternyata responnya bagus banget. Viewersnya ratusan ribu, bahkan sekarang sampai jutaan. Responnya banyak banget.”

Single perdananya berjudul ‘Hey You” dirilis tahun 2013. Meski tak ada darah seni dari keluarganya, tapi mereka kita bertiga mampu berkarya dalam dunia kesenian. Athina Nelwan dan Bianca Nelwan adalah anak kembar tapi hobinya sedikit beda, Athina singing, traveling dan reading, sedangkan Bianca singing, traveling dan main piano. Kesamaan hobi menyanyi itulah yang membuat mereka mantap membuat family group The Nelwans. Terlebih ketika Christoffer Nelwan besar hobi menyanyi juga.

Ketika ditanya bagaimana menjaga kekompakkan? Dengan enteng, Athina Nelwan menjawab, “Meski kita ini kakak-beradik tapi tetap tak dapat dipungkiri sering berantem juga, tapi kita sadar dan selalu mencoba untuk cepat baikan. “

Sebagaimana group penyanyi pada umumnya, begitu juga dengan The Nelwans tentu Ingin suatu saat nanti bisa konser tunggal. “Itulah impian semua penyanyi. Mudah-mudahan kalau kita nyanyi terus ya suatu saat nanti kita ingin bisa konser tunggal, “ Athina memungkasi dengan optimis wajah berseri-seri. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts