Film Luntang-Lantung Siap Tayang 8 Mei Mendatang

Film Luntang-Lantung Siap Tayang 8 Mei Mendatang

Film drama komedi ‘Luntang-Lantung’ siap tayang pada 8 Mei mendatang.Film produksi MMA Pictures bekerja sama dengan Demi Istri Production ini menampilkan banyak bintang muda sebagai pemain utamanya. Tapi selain deretan aktor muda terkenal, film yang akan rilis pada 8 Mei mendatang itu juga dimeriahkan bintang stand up comedy.

Menurut produser MMA Pictures Novita Sumargo, pemilihan cast memang cukup selektif. Sebagai pemain utama ada Dimas Anggara, Kimberly Ryder, Dhea Seto, Joe ‘P Project’ dan Dr Kim/Mak Gondut. Sementara dari dunia stand up komedi Indonesia ada Ge Pamungkas, Muhadkly Acho MT, Lolox Medan dan Soleh Solihun.

“Secara alur cerita tentunya kita sesuaikan semaksimal mungkin untuk menarik simpatik para penonton yang akan berpacu dengan emosi. Ada unsur komedi yang akan membuat Anda tertawa terbahak-bahak dan juga ada momen yang menyentuh perasaan dan hati nurani,” kata Novita dalam keterangan persnya.

 

Lebih lanjut, Novi menerangkan, bahwa film ini mengangkat kisah hidup keseharian. “Kita mengangkat realita dalam kehidupan sehari-hari di Ibukota hingga ciri khas budaya masyarakat Medan beserta ikon seperti kuliner hingga keindahan alam Indonesia yang berada di Sumatera Utara, yakni Danau Toba serta menyorot infrastruktur yang ada,” tambah Novi.
Film arahan sutradara Fajar Nugros ini diadaptasi dari novel komedi laris ‘Lontang Lantung’ karya Roy syahputra, kemudian disempurnakan oleh penulis skenario Alim Sudio (99 Cahaya di Langit Eropa). Nugros melakukan proses syuting sejak November 2013 hingga April tahun ini di sejumlah lokasi seperti Jakarta, Medan dan Danau Toba.

Film ini berkisah tentang petualangan seorang pemuda bernama Ari Budiman (Dimas Anggara) dalam mendapatkan pekerjaan. Nantinya, ia bakal terjebak di perusahaan minyak Oli Greng sampai peristiwa dilematis menjadi kepala divisi di sebuah perusahaan hanya karena namanya. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Akhmad Sekhu adalah wartawan Moviegoers dan juga sastrawan. Lelaki kelahiran desa Jatibogor, Suradadi, Tegal dan alumni Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) ini menulis puisi, cerpen, novel, resensi buku, artikel arsitektur-kota, film, TV, musik, buku biografi, dll. Prestasi: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Film Laura & Marsha (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak Kompasiana (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014). Menjadi Tim Penulis Buku Ensiklopedi Gubernur DKI Jakarta (Yayasan Biografi Indonesia, 2012), Tim Buku dan Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2014 di Palembang, penulis buku Festival Film Etnik Nusantara (FFEN) 2015 di Biak-Papua, Tim Buku dan Humas Usmar Ismail Awards (UIA) 2016, penulis buku FFI 2016, dll. Novelnya “Jejak Gelisah” (2005) diterbitkan Grasindo (Gramedia Group). Kini sedang menyiapkan “Kitab Cinta Film Indonesia”.

Related posts