ChopShots Documentary Film Festival Southeast Asia Kembali Digelar

ChopShots Documentary Film Festival Southeast Asia Kembali Digelar

Setelah sukses gelaran perdana pada Desember 2012, ChopShots Documentary Film Festival Southeast Asia akan kembali digelar pada 22-27 April 2014 di Jakarta, yaitu di GoetheHaus, Kineforum, XXI Taman Ismail Marzuki dan Salihara. Sebuah festival film dokumenter internasional yang berfokus pada kawasan Asia Pasifik, khususnya kawasan Asia Tenggara. Festival ini akan memutar 58 film dokumenter yang mengangkat isu-isu, seperti politik dan demokrasi, perjuangan kaum adat terhadap hak kelola sumber daya alam, ketidakadilan dalam konteks perbedaan perspektif atas satu kejadian atau sejarah suatu bangsa, serta berubahnya peran agama dan norma dalam kehidupan masyarakat masa kini.

Festival ini akan dibuka secara resmi pada Selasa, 22 April 2014 di GoetheHaus, Jakarta dengan pemutaran film dokumenter ‘Jalanan’ karya Daniel Ziv. Sebuah film yang mengangkat kehidupan tiga pengamen Jakarta dan subkultur jalanan yang ada di Ibu Kota. Film ini sebelumnya memenangkan penghargaan Best Documentary di Busan International Film Festival 2013.

Adapun 58 film dokumenter yang akan diputar dalam festival ini terbagi dalam dua kategori besar, yaitu Kompetisi dan Non-Kompetisi. Kategori kompetisi terdiri dari dua kelompok, yaitu International Competition (kompetisi untuk film dokumenter berdurasi panjang internasional) dan Best SEA Shorts (kompetisi untuk film dokumenter berdurasi pendek dan menengah dariAsia Tenggara).

Film-film terbaik dari kedua kategori kompetisi akan ditentukan oleh dua dewan juri yang terdiri dari sineas dan akademisi dari Belanda, Filipina, Indonesia, Jerman, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Untuk kategori Non-Kompetisi terdapat empat program yaitu Docs Animated, ChopShots Specials, Why Poverty? , dan International Shorts.

Selain pemutaran film, selama berlangsungnya ChopShots Documentary Film Festival Southeast Asia akan diadakan pula DocNet Campus untuk sineas-sineas Asia Tenggara yang proposalnya telah diseleksi oleh tim ChopShots. Beberapa kelas master dengan tema-tema yang aktual akan diisi oleh para profesional internasional dan terbuka untuk umum.

Program pendamping menarik lainnya, yaitu pameran ‘Early Images of Southeast Asia’ yang akan berlangsung di GoetheHaus pada 16-27 April 2014. Seluruh acara ini diharapkan dapat menjadi festival yang penuh inspirasi tidak hanya bagi para sineas atau akademisi di bidang film, namun juga untuk masyarakat pada umumnya. (Akhmad Sekhu)

About The Author

Related posts